Uncategorized

3 Tradisi Unik di Saudi yang Hanya Bisa Dijumpai Ketika Ramadhan

dunia, termasuk di Saudi. Sama seperti di negara mayoritas muslim lain, selama bulan suci ini, masyarakat Saudi memiliki serangkaian tradisi yang khas dan unik. 

Mungkin di Indonesia kita mengenal tradisi Nyadran dan Padusan di Jawa Tengah, Malamang di Sumatera Barat, atau Meugang di Aceh. Hampir di setiap tradisi tersebut, terdapat keunikan masing-masing yang tidak dimiliki oleh kebudayaan lain.

Memang kalau di Saudi ada tradisi yang mirip kaya di Indonesia? Tentu saja ada. Terutama bagi kalian yang diberi kesempatan untuk berumroh di bulan Ramadhan, jangan lewatkan untuk menyaksikan tradisi ramadhan di Saudi. Dalam artikel ini, kami akan menjelajahi tiga tradisi unik di Saudi yang hanya bisa ditemui selama Ramadan.

1. Meriam Ramadhan 

meriam ramadhan, salah satu tradisi unik di Saudi

Salah satu tradisi paling khas dan berkesan selama Ramadan di Saudi adalah tradisi Meriam Ramadan. Setiap malam menjelang waktu berbuka puasa, dentingan meriam menggema di seluruh kota dan desa di Saudi untuk menandakan waktu berpuasa sudah tiba. Dentingan meriam ini tidak hanya sebagai penanda waktu berbuka saja, tetapi juga sering digunakan untuk mengabadikan momen kebersamaan dan kegembiraan bagi umat Islam yang menantikan datangnya bulan Ramadhan.

Tradisi yang memiliki nama lain midfa al iftar idra ini berasal memiliki sejarah yang mana pada walnyameriam digunakan sebagai alat komunikasi untuk memberitahu umat Islam bahwa waktu-waktu tertentu sudah tiba. Saat ini, tradisi ini tetap hidup dan terpelihara dengan baik di seluruh Saudii. Para muadzin di masjid-masjid utama di Saudi bertanggung jawab untuk menembakkan meriam secara tradisional setiap malam Ramadhan. 

Ketika suara meriam bergema di langit-langit Saudi, suasana Ramadan semakin terasa hangat. Para penduduk setempat dan pengunjung berkumpul di masjid-masjid dan tempat-tempat ibadah lainnya untuk berbuka bersama atau menikmati santap sahur bersama. Jika Sahabat berkesempatan untuk umroh di bulan Ramadhan, pastikan jangan sampai terlewat menyaksikan tradisi Meriam Ramadan ini.

Baca Juga : 5 Hal Sepele yang Membatalkan atau Mengurangi Pahala Puasa

2. Gargee’an

Gargeean, tradisi ramadhan di Saudi

Jika kalian masih sangat asing dengan tradisi yang satu ini, coba ingat-ingat kembali tradisi malam halloween di Eropa dan Amerika. Gargee’an adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh anak-anak karena mereka bisa mendapatkan banyak hadiah. Tradisi ini biasanya dilakukan pada malam 15 Ramadhan, dimana anak-anak bersiap dengan pakaian-pakaian tradisional khas Arab dan membawa tas kecil yang diisi dengan permen, kismis, dan kue-kue kering.

Kemudian, anak-anak ini akan berkeliling ke rumah-rumah tetangga atau kerabat untuk mendapatkan salam dan permen. Tradisi Gargee’an ini merupakan simbol yang dapat memperkuat ikatan sosial antarwarga di komunitas lokal. Selain itu, melalui tradisi ini, ank-anak dapat belajar untuk memupuk nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan di antara mereka. 

Perlu diketahui, menurut sumber yang kami himpun, perayaan Gargee’an dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun. Adapun masing-masing pelaksanaannya adalah pada tanggal 15 Sya’ban dan 15 Ramadhan. Oleh karena itu, tradisi ini sangat ditunggu-tunggu oleh anak-anak karena hanya berlangsung beberapa kali dalam satu tahun kalender hijriyah.

3. Begadang Sampai Sahur

begadang sampai menunggu waktu sahur

Tradisi unik lainnya yang dapat ditemui di Saudi selama bulan Ramadhan adalah tradisi begadang sampai sahur. Begadang sampai sahur adalah kegiatan yang banyak dilakukan oleh penduduk setempat, terutama di kota-kota besar seperti Riyadh dan Jeddah.

Selama Ramadhan, banyak orang di Saudi yang sengaja begadang hingga menjelang waktu sahur, untuk melakukan berbagai kegiatan ibadah, seperti membaca Al-Qur’an, berdoa, atau menghadiri majelis ilmu. Begadang sampai sahur juga menjadi momen kebersamaan bagi keluarga dan teman-teman, di mana mereka berkumpul untuk berbincang-bincang, berbagi cerita, dan menikmati hidangan sahur bersama.

Tradisi begadang sampai sahur terasa begitu khusyuk dan penuh kehangatan. Meskipun sudah lelah berpuasa seharian, orang-orang di Saudi tetap bersemangat dan berenergi untuk menjalankan ibadah dan merayakan Ramadan dengan penuh kegembiraan.

Berbagai tradisi unik di Saudi selama bulan Ramadhan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pendatang dan penduduk lokal setempat. Dari dentingan meriam yang menggema, kegembiraan Gargee’an, hingga begadang sampai sahur. Daripada penasaran dengan berbagai tradisi di Saudi selama bulan Ramadhan, yuk ikut umroh bareng kami!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *