HajiTravel GuideUmroh

4 Tips Agar Bisa Mencium Hajar Aswad Saat Umroh!

\"hajar

Berkesempatan mencium hajar aswad merupakan mimpi banyak orang ketika umroh. Namun, seringkali kita kesulitan untuk menciumnya karena kondisinya yang begitu penuh. Lalu, bagaimana tips agar dapat mencium hajar aswad ketika umroh?

Hajar Aswad, batu hitam yang terletak di sudut Ka\\\’bah. Batu ini sering dijadikan sebagai batu penanda awal dan akhir dalam tawaf. Bukan sembarang batu biasa, batu ini merupakan batu spesial yang diyakini berasal dari surga dan dipasang untuk menyempurnakan bangunan Ka’bah.

Terutama bagi Sahabat yang diberi kesempatan untuk berumroh, sangat disunnahkan untuk mencium Hajar Aswad. Hal ini didasari oleh sebuah hadist yang menyebut bahwa Rasulullah seringkali mencium Hajar Aswad selepas melakukan tawaf di area mataf.

\\\”Sesungguhnya aku menciummu dan aku tahu bahwa engkau adalah batu yang tidak bisa memberikan mudharat (bahaya), tidak bisa pula mendatangkan manfaat. Seandainya bukan karena aku melihat Rasulullah shallallahu \\\’alaihi wa sallam menciummu, maka aku tidak akan menciummu.\\\” (HR Muslim).

Namun, mengingat ramainya kerumunan yang sering terjadi di Masjidil Haram, mencium Hajar Aswad rasanya hanya dapat dilakukan jika kita beruntung. Perlu ditekankan juga, kegiatan ini bukan termasuk dalam rukun umroh. Oleh karena itu, Sahabat tidak perlu memaksakan untuk menciumnya jikalau kondisi tidak memungkinkan.

Akan tetapi, kami sudah merangkum beberapa cara agar Sahabat dapat berkesempatan lebih besar untuk mencium Hajar Aswad. Berikut adalah 4 tips yang dapat Sahabat ikuti :

1. Pilihlah Waktu yang Tidak Terlalu Ramai

Kunci utama untuk mencium Hajar Aswad tanpa gangguan adalah perencanaan waktu yang baik. Cobalah untuk memilih waktu yang tidak terlalu ramai, seperti di malam hari setelah Sholat Tahajjud atau pada waktu-waktu sepi antara Sholat Fardhu. Pada saat-saat ini, jumlah jamaah yang berada di sekitar Ka\\\’bah cenderung lebih sedikit, sehingga memungkinkan Anda untuk mendekati Hajar Aswad dengan lebih mudah.

Baca Juga : Benarkah Pahala Umroh di Bulan Puasa Setara dengan Haji?

2. Gunakan Sudut Tawaf yang Tepat

Saat melakukan tawaf, pilihlah sudut yang berada di dekat Hajar Aswad. Ada empat sudut di Ka\\\’bah, dan sudut yang paling dekat dengan Hajar Aswad adalah sudut yang dikenal sebagai \\\”Rukun Yamani\\\”. Pemilihan sudut ini akan memungkinkan Sahabat untuk mendekati Hajar Aswad dengan lebih efisien saat berada di dekatnya.

3. Sabar, Sabar, dan Sabar

Ketika Sahabat sudah berada di dekat Hajar Aswad, persiapkanlah diri untuk mengantri. Pastikan Anda tetap tenang dan bersabar meskipun ada tekanan dan kerumunan di sekitar Anda. Jangan tergesa-gesa ketika mengantri karena membutuhkan kesabaran dan ketenangan. Jangan juga mudah terperdaya dengan orang yang berada di dalam antrian karena banyak joki yang memanfaatkan kondisi ini. Terdapat beberapa oknum yang terkesan membantu Sahabat ketika sedang mengantri, namun nanti mereka akan meminta imbalan ketika Sahabat berhasil menciumnya. Jadi, bersabarlah, kerena jika memang ditakdirkan untuk mencium batu bersejarah tersebut, maka Allah pasti akan mempermudah jalan Sahabat.

4. Perhatikan Petunjuk dari Petugas dan Muthawif Rombongan Kalian

Di Masjidil Haram, terdapat petugas, dikenal dengan sebutan Askar, yang bertugas untuk mengatur antrian dan membantu jamaah dalam melaksanakan ibadah dengan lancar. Perhatikan dan ikuti petunjuk dari petugas tersebut. Mereka akan memberikan arahan yang jelas tentang cara mendekati Hajar Aswad sesuai dengan prosedur. Selain Askar, Sahabat juga harus memperhatikan arahan dari Muthawif atau ketua rombongan agar tidak terpisah dari teman-teman yang lain. Muthawif dan ketua rombongan biasanya juga sudah mengetahui momen dan waktu-waktu yang tepat untuk mencium Hajar Aswad.

Dengan mengikuti tips di atas, diharapkan Sahabat dapat meraih momen mencium Hajar Aswad dengan lancar dan penuh kekhidmatan. Tetaplah berdoa dan berusaha semaksimal mungkin, dan percayalah bahwa Allah akan memudahkan setiap langkah Sahabat dalam menjalankan ibadah di tanah suci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *