Tiga Waktu Terkabulnya Doa di Bulan Ramadan

Tiga Waktu Terkabulnya Doa di Bulan Ramadan
sumber: google

Sobat Rihaal – Bulan Ramadhan tinggal menghitung hari. Semua umat muslim di dunia pasti sudah mulai mempersiapkan diri dan menyambut bulan penuh berkah ini dengan rasa suka cita. Bulan Ramadhan ini memanglah bulan yang istimewa. Mengapa? Karena selain nilai ibadah dilipatgandakan, doa-doa yang dilambungkan pun mudah diterima.

Diantara usaha yang bisa kita upayakan agar doa kita dikabulkan oleh Allah SWT adalah dengan memanfaatkan waktu-waktu tertentu yang dijanjikan oleh Allah SWT. Menurut para ulama, ada beberapa waktu utama terkabulnya doa di bulan Ramadan, di waktu apa sajakah? Simak infonya berikut:

Ketika Sahur

Sahabat, tahukah kalian jika Allah SWT mencintai hamba-Nya yang berdoa di sepertiga malam yang terakhir. Allah SWT berfirman tentang ciri-ciri orang yang bertaqwa, salah satunya:

“Ketika waktu sahur (akhir-akhir malam), mereka berdoa memohon ampunan” (QS. Adz Dzariyat: 18)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Nabi SAW bersabda; “Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka aku beri, siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, amaka akan aku ampuni.” (HR. Bukhar, no. 1145 dan Muslim, no. 758)

Ketika Berbuka Puasa

Waktu kedua dikabulkannya doa adalah pada saat berbuka puasa. Mengapa? Karena di waktu ini manusia merasakan salah satu kebahagiaan ibadah puasa, yaitu diperbolehkannya makan dan minum setelah seharian menahannya.

Keberkahan lain di waktu berbuka puasa adalah dikabulkannya doa orang yang telah berpuasa, sebagaimana sabda Rasulullah SAW :

“Ada tiga doa yang tidak tertolak. (1) Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, (2) doanya pemimpin yang adil dan (3) doanya orang yang terdzalimi.” (HR. Tirmidzi no. 2528, Ibnu Majah no. 1752, Ibnu Hibban no. 2405, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi)

Baca juga: Kisah Imam Malik Menangis Saat Berbuka Puasa

Ketika Malam Lailatul Qadar

Malam lailatul qadar adalah malam diturunkannya Al qur’an. Malam ini lebih utama dari 1000 bulan. Sebagaimana firman Allah Ta’ala: “ Malam Lailatul Qadr lebih baik dari 1000 bulan” (QS. Al Qadr : 3)

Pada mala mini dianjurkan memperbanyak ibadah termasuk memperbanyak doa. Sebagaimana yang diceritakan oleh Ummul Mu’minin Aisyah Radhiyallahu’anha:

“Aku bertanya kepada Rasulullah: Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jia aku menemukan malam Lailatul Qadar? Beliau bersabda : Berdoalah “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku”)” (HR. Tirmidzi no. 3513, Ibnu Majah no. 3119, At Tirmidzi berkata: “Hasan Shahih”)

Doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada umul Mu’minin menunjukkan bahwa pada malam Lailatul Qadar dilanjurkan memperbanyak doa, terutama dengan lafadz yang diajarkan tersebut.

Sahabat, demikianlah  3 waktu yang insha Allah menjadi waktu yang mustajab untuk berdoa. Sebenarnya masih banyak lagi, waktu-waktu yang baik juga untuk berdoa. seperti saat adzan, turun hujan, dan lain-lain.

 

 

 

sumber: muslim.or.id

359 total views, 2 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini