Tahukah Kamu! Ternyata Inilah Bangunan Tertua di Dubai!

Tahukah Kamu! Ternyata Inilah Bangunan Tertua di Dubai!

Sobat Rihaal – Jika berkunjung ke suatu daerah kurang lengkap rasanya bila tidak mengetahui sejarah tentang daerah tersebut. Setiap daerah memiliki cerita sejarahnya masing-masing. Biasanya sejarah tersebut di bingkai ke dalam sebuah museum untuk bisa dilihat para generasi-generasi baru. Namun apakah negara Uni Emirates Arab memiliki tempat tradisional yang dapat dikunjungi?

Negara Uni Emirates Arab, terutama di Kota Dubai terkenal sebagai kota yang memiliki kesan wah, canggih, megah, terbaru dan apapun segala hal modern di dunia dapat kita temukan di Dubai. Sobat pasti akan berfikiran bahwa tak kan dapat menemui Gedung dan bangunan yang seperti di Indonesia. Ternyata sobat salah, ternyata masih ada bangunan yang memiliki kesan tradisional yang ada di Dubai. Bangunan tersebut bernama Dubai Museum yang ada di di Benteng Al – Fahidi. Untuk Sobat yang sangat menyukai segala tetek bengek menganai sejarah, benda pusaka dan peninggalan-peninggalan zaman dulu, Museum di Dubai ini sangat cocok untuk dikunjungi. Museum ini digadang-gadang sebagai bangunan tertua di Dubai. Di sini pengunjung juga akan mendapatkan pengetahuan tentang cara hidup tradisional masyarakat Dubai.

Baca Juga 

Abra, Kapal Tradisional Abu Dhabi yang Menawan

Enam Kemegahan Dubai yang Buat Geleng-geleng Kepala, Simak Disini!

Dubai Museum yang berada di Benteng Al – Fatih ini didirikan pada tahun 1787. Benteng ini pernah menjadi pusat kerajaan, pertahanan, gudang senjata, dan penjara, sebelum direnovasi pada pemerintahan Sheikh Rashid bin Saeed Al Maktoum. Uniknya adalah dinding benteng dibangun dari balok-balok karang tradisional dan disatukan dengan jeruk nipis. Lantai atas didukung oleh tiang kayu, dan plafonnya dibangun dari daun palem, lumpur, dan plester.

Dalam sejarahnya, benteng tersebut telah berfungsi sebagai tempat tinggal bagi keluarga yang berkuasa, tempat pemerintahan, garnisun, dan penjara. Benteng ini kemudian dipulihkan dan distrukturisasi pada tahun 1971 bertepatan dengan berdirinya negara Uni Emirates Arab dan sekali lagi secara ekstensif pada tahun 1995, dan sekarang menjadi  museum utama kota ini. Pintu masuknya memiliki pameran peta tua Emirat dan Dubai yang menarik, menunjukkan ekspansi raksasa yang melanda kawasan ini setelah ledakan minyak.

Halaman ini adalah rumah bagi beberapa perahu tradisional dan sebuah rumah daun palem dengan menara angin Emirat. Aula sisi kanan menampilkan persenjataan, dan aula di bagian kiri menampilkan alat musik Emirat. Di lantai dasar terdapat aula pajangan dengan pameran dan diorama yang mencakup berbagai aspek kehidupan tradisional Emirat (termasuk memancing mutiara dan kehidupan gurun Badui) serta artefak dari kuburan 3.000 sampai 4.000 tahun di situs arkeologi Al Qusais.

Anda dapat melihat sekilas kehidupan sehari-hari sebelum ditemukan minyak. Galeri-galeri ini menciptakan kembali rumah-rumah lokal bersejarah, masjid, souk, kebun kurma, kehidupan gurun, dan laut. Anda juga dapat menjelajahi kekayaan sejarah selam mutiara di kawasan ini, termasuk timbangan yang benar-benar digunakan di masa itu. Malah, benda-benda dari 3000 SM ditampilkan, dipelihara dengan hati-hati dan dirawat untuk memastikan dapat bertahan lebih lama.

Jadi untuk sobat yang berkunjung ke Dubai, yuk sempatkan dirimu menjelajahi dan menginjakkan kaki di Museum Dubai ini. Jelajahi kehidupan Arab tempo dulu dengan nuansa modern zaman sekarang.

Info Paket Umroh & Wisata

101 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini