Siti Khadijah dan Siti Aisyah, Sosok Muslimah Inspiratif dari Masa ke Masa

Siti Khadijah dan Siti Aisyah, Sosok Muslimah Inspiratif dari Masa ke Masa

Sobat Rihaal – 22 Desember sering dikenal sebagai hari ibu. Islam memiliki banyak sosok muslimah atau ibu hebat yang dapat menjadi inspiratif muslimah saat ini dari masa ke masa. Namun mimin kali ini hanya membahas dua dulu saja. Yaitu Siti Khadijah dan Siti Aisyah. Bagaimana ceritanya? Simak yaa…

1. Siti Khadijah

Siapa yang tidak kenal Siti Khadijah? Semua pasti mengenalnya. Ya, beliau adalah isteri dari Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. Nama lengkap beliau adalah Siti Khadijah binti Khuwailid bin Asad. Siti Khadijah lahir pada tahun 555 Masehi dan tumbuh ditengah keluarga yang terpandang serta bergelimang harta. Namun itu tidak membuat beliau menjadi sosok yang sombong. Tahun 575 ibunda Siti Khadijah meninggal dunia dan 10 tahun kemudian ayahnya meninggal dunia.

Sepeninggal kedua orang tuanya, Siti Khadijah melanjutkan bisnis keluarganya. Siti Khadijah sempat menikah sebelum dengan Rasulullah namun suami sebelumnya meninggal dunia. Hingga akhirnya di tengah melanjutkan bisnis keluarganya sendiri, beliau menikah dengan Rasulullah. Siti Khadijah adalah istri yang sangat mendukung suaminya. Beliau menjadi orang pertama yang memberi kesaksian akan keislamannya setelah Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi Rasul Allah. Selain agamanya kuat, beliau adalah istri tauladan yang sangat setia. Beliau bahkan sangat mempercayai suaminya disaat banyak orang saat itu tidak mempercayai Rasulullah. Itulah sikap teladan dari Siti Khadijah.

Baca juga :

Bolehkah Wanita Hamil Pergi Umroh & Haji?

Jejak Rasulullah Di Kota Haram Makkah Mukarramah

2. Siti Aisyah

Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu ‘anha adalah istri Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam setelah kepergian Siti Khadijah. Nama lengkap beliau adalah Ummul Mukminin Aisyah binti Abu Bakr ash-Shiddiq. Beliau lahir pada tahun 9 sebelum Hijriyah. Beliau lahir setelah risalah Islam diturunkan. Dimana beliau tidak sempat mengalami fase jahiliyah dalam kehidupannya. Atha bin Abi Rayah berkata ;

“Aisyah radhiallahu ‘anha adalah orang yang paling fakih (paham agama). Seorang yang paling baik pandangannya dalam permasalahan umat.”

Bahkan seorang tokoh tabi’in dan keponakan Aisyah, Urwah bin az-Zubair berkata,

“Aku tak pernah melihat seseorang yang paling tahu tentang halal dan haram. Tentang ilmu, syair, dan ilmu pengobatan melebihi Aisyah Ummul Mukminin radhiallahu ‘anha.”

Siti Aisyah r.a adalah salah seorang sahabat sekaligus istri Rasulullah yang paling banyak meriwayatkan hadist Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karena itu banyak sahabat dan tabi’in yang berguru kepada beliau. Ada sekitar 299 orang sahabat dan tabi’in yang meriwayatkan hadist beliau.

Umroh Ramadhan

Info Paket Umroh & Wisata Klik Disini

Madinah dikenal sebagai kota ilmu. Banyak tokoh sahabat membuka majelis ilmu mereka di Madinah. Majelis ilmu yang paling ramai berada di dekat rumah Rasulullah. Tidak lain karena pengajar majelis tersebut adalah ibunda Aisyah radhiallahu’anha. Karena setelah Rasulullah wafat, beliau menjadi rujukan utama hadist dan fatwa. Karena kecerdasannya beliau selalu menjadi menjadi inspirator muslimah hingga kini.

Itulah dua sosok ibu sekaligus muslimah inspiratif yang bisa kita teladani sikap, kesetiaan, kecerdasan dan agamanya hingga kini. Kisah masa lalu dapat kita pelajari dan diamalkan yang baik untuk kehidupan saat ini.

2,997 kali dilihat, 7 kali dilihat hari ini

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini