Begini Kondisi di Makkah-Madinah Menjelang Shalat Jumat

Begini Kondisi di Makkah-Madinah Menjelang Shalat Jumat

Hari Jumat adalah hari yang paling utama dalam sepekan. Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik hari yang terbit padanya matahari adalah hari Jumat. Karena pada hari ini, Adam diciptakan, hari ini pula Adam dimasukkan ke dalam surga dan dikeluarkan darinya, dan tidaklah akan datang hari kiamat kecuali pada hari Jumat.” (HR. Muslim)

Begitu berharganya hari Jumat, hingga Pemerintah Arab Saudi menetapkan hari libur sepekan pada hari Kamis dan Jumat. Berbeda dengan di Indonesia, dimana hari libur kita dalam seminggu ialah hari Minggu. Sehingga, nuansa Jumat sebagai hari besar dan hari libur di Arab Saudi sangat terasa sekali. Lalu apa yang dilakukan masyarakat Makkah-Madinah dalam memperingati hari Jumat? 

Sebelumnya simak video berikut ini :

Liburan dan Memanfaatkan Waktu untuk Beribadah

Salah satu alasan Pemerintah Arab Saudi menetapkan hari Jumat sebagai hari libur karena Pemerintah sengaja memberikan kesempatan kepada masyarakatnya untuk memperbanyak ibadah, tanpa terganggu dengan aktivitas pekerjaan. Namun, sama seperti masyarakat Indonesia juga, ketika libur tak sedikit warga Arab Saudi yang memanfaatkannya untuk berlibur.

Manfaatkan libur akhir tahun dengan beribadah di dua Tanah Suci

Sebagaimana telah disebutkan bahwa ibadah khusus yang mulia pada hari Jumat adalah shalat Jumat. Barangsiapa yang meninggalkannya tanpa ada alasan syar’i akan mendapatkan dosa besar dan akan mendapatkan azab yang pedih. Bahkan pada hari Jumat pun dianjurkan untuk memperbanyak amalan dzikir dan membaca doa-doa.

Sedikit bercerita tentang pengalaman seorang jemaah yang melaksanakan shalat Jumat di Masjid Nabawi. Diceritakan, di Madinah menjelang tengah hari, kaum laki-laki dengan mengenakan pakaian putih berjalan berkelompok atau sendiri menuju Masjid Nabawi. Tampak diantara mereka juga kaum perempuan yang hendak turut serta melaksanakan ibadah sholat Jumat.

Baca juga :

Cuman Sebentar, Tapi Pahalanya Masya Allah. Amalan Apakah itu?

Masya Allah! Begini Pemandangan Ruang CCTV Masjidil Haram

Lalu Bagaimana di Makkah?

Tidak berbeda dengan di Madinah, ketika datang hari Jumat, masyarakat Makkah pun mempersiapkan diri untuk melaksanakan shalat Jumat. Namun yang berbeda, shalat Jumat disana juga akan diikuti dengan serangkaian ibadah lainnya, seperti thawaf ataupun berdoa di tempat-tempat mustajab. Sekitar pukul 10.30 jemaah sudah ramai dan banyak yang mengambil tempat duduk terutama di tempat-tempat yang teduh.

Sementara itu, di sekeliling Ka’bah jemaah sedang melakukan tawaf (mengelilingi Ka’bah tujuh kali) baik untuk melakukan umroh atau melakukan tawaf sunnah. Perlu diperhatikan juga agar jemaah tidak batal wudhu, mengingat lamanya waktu menunggu datangnya shalat Jumat. Jika batal wudhu maka tempat mengambil air wudhu cukup jauh yakni di pelataran Masjidil Haram. Dan saat kembali, mungkin saja jemaah tidak bisa kembali memasuki lantai bawah Masjidil haram karena jika sudah penuh, maka petugas dan Askar (tentara Arab Saudi) akan melarang jemaah untuk masuk dan mengarahkan ke lantai dua dan tiga.

Namun sebetulnya bukan hanya pada hari Jumat saja, masyarakat Arab Saudi masih memegang teguh ketertiban kegiatan pada jam-jam ibadah shalat wajib. Misalnya, para pemilik toko harus menutup tokonya bila datang waktu shalat. Akankah Indonesia bisa menerapkan kondisi yang seperti ini?

Info Paket Umroh Klik Disini

 

sumber : Kemenag

125 total views, 2 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini