Sensasi Desiran Pasir Berbisik di Wadi Rum – Yordania

Sensasi Desiran Pasir Berbisik di Wadi Rum – Yordania

Sobat Rihaal – Ingin merasakan suasana planet lain tapi masih berada di bumi? Bisa banget. Kenapa tidak? Coba deh kunjungi Wadi Rum yang ada di Yordania. Suasananya terasa bukan sedang berada di bumi. Wah kenapa bisa ya?

Merasakan Pasir Berbisik di Wadi Rum

Wadi Rum berarti lembah pasir diambil dalam bahasa Arab. Wadi Rum terletak 60 km di timur kota Aqaba, Yordania. Wadi Rum jadi salah satu destinasi wajib wisatawan yang berkunjung ke Yordania selain Petra dan Laut Mati. Luas Wadi Rum sekitar 720 km persegi. Wahhh luas banget ya! Tiket masuk Wadi Rum sekitar 5 JD untuk turis asing. Menariknya disana ada fasilitas camping berbayar yang disediakan bila Sobat ingin menikmati sensasi camping yang berbeda. Ditambah lagi dengan suara desiran pasir yang seakan berbisik di telinga kita. Wah sungguh pengalaman yang berbeda yang patut dicoba nih…

Selain camp, Sobat Rihaal bisa merasakan berkelana menyusuri gurun pasir dengan mobil jenis jip kabin ganda. Jika Sobat mengunjungi Wadi Rum, jangan lupa membawa penutup kepala, masker, dan kacamata. Karena debu yang berterbangan bisa saja mengenai mata. Antisipasi dulu yaa… Jika Sobat Rihaal mengunjungi Wadi Rum pada musim dingin, panasnya gurun di sana tidak terasa menyengat. Boleh cek musim dulu sebelum ke sana. Sedangkan di malam hari Sobat akan melihat bintang-bintang bertaburan dengan indahnya.

Wadi Rum

Wadi Rum, pesona pasir berbisik yang tidak terlupakan oleh trip 8 November 2018 (Source : Rihlah Media)

Lokasi Syuting Favorit Film Hollywood

Pesona Wadi Rum menjadi daya tarik tersendiri. Lembah dengan padang pasir ini menjadi salah satu dari 5 tempat di Yordania yang masuk dalam catatan UNESCO World Heritage. Pesona yang indah inilah membuat banyak produser film Hollywood memilih Wadi Rum sebagai lokasi syuting. Sebut saja film Lawrence of Arabia yang pernah mendapatkan 7 piala Oscar. Ada juga film The Martian yang dibintangi Matt Damon. Film The Martian mengisahkan tentang astronot yang bertahan hidup di planet Mars. Tapi syutingnya di Wadi Rum loh. Film bertema planet lain seperti Red Planet, The Valley of the Moon, The Last Day On Mars, dan Prometheus juga syuting disini. Waah keren ya!

Baca juga : 

Petra, Arsitektur Batu dan Teknologi Irigasi Peradaban Manusia

Laut Mati, Bukti Pendustaan Kaum Nabi Luth yang Melampaui Batas

Bedouin, Suku Asli di Wadi Rum

Masyarakat Bedouin adalah masyarakat asli Wadi Rum yang masih tinggal hingga saat ini. Disana mereka tinggal di camp-camp dan berpindah-pindah. Teh khas masyarakat Bedouin sugguhlah nikmat. Sobat wajib mencoba bila mengunjunginya. Mereka juga menjual berbagai macam souvenir khas Wadi Rum yang indah. Sobat Bisa membelinya dan menjadi buah tangan ketika pulang ke tanah air.

Masyarakat Bedouin menggantungkan hidupnya dari pariwisata Wadi Rum. Mereka banyak yang menjadi tour guide, penunjuk jalan bagi wisatawan panjat tebing, penjual souvenir, dan masih banyak lagi. Makanan khas masyarakat Bedouin adalah zarb. Zarb terbuat dari daging domba dan ayam yang dimasak dengan rempah-rempah. Cara memasaknya daging tersebut disimpan selama dua jam ditanam di dalam pasir. Setelah dirasa matang, maka dikeluarkan dari dalam tong lalu disajikan. Rasanya? Sungguh nikmat! Cobain deh!

Umroh Plus Mesir

Info Paket Umroh & Wisata

47 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini