Rugi Jika Terlewat! Keutamaan Bulan Dzulhijjah Bagi Umat Islam

Rugi Jika Terlewat! Keutamaan Bulan Dzulhijjah Bagi Umat Islam

Sobat Rihaal – Musim haji sudah datang. Menandakan bahwa umat Muslim memasuki bulan Dzulhijjah. Bulan dimana umat Islam dari seluruh dunia berkumpul di padang Arafah dan merayakan Idul Adha.

Bulan Dzulhijjah merupakan bulan ke-12 dari kalender Hijriah. Dinamakan Dzulhijjah karena di bulan inilah dilaksanakan ibadah haji. Dan karena itu pulalah bulan ini menjadi salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Bahkan Allah ta’ala melarang umat Islam untuk berperang di 4 bulan Hijriah; yaitu bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab. Sebagaimana firman Allah dalam Surat At-Taubah ayat 36. Dan juga hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Bakrah Nufai’ ibn Al-Harits yang berbunyi:

عَنْ أَبِي بَكْرَةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الزَّمَانَ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ثَلَاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

Artinya: Dari Abu Bakrah Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya zaman sudah berputar sebagaimana mestinya. Dan sudah seperti itu sejak hari pertama kali Allah ciptakan langit dan bumi. (Dalam) satu tahun terdapat 12 bulan. Di antaranya 4 bulan Haram, yaitu tiga bulan berturut-turut; Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab Mudhar. Yaitu bulan diantara Jumaada dan Sya’ban”. H. R. Bukhari nomor 4662 dan Muslim nomor 1679.

Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Selain menjadi salah satu bulan Haram, bulan Dzulhijjah memiliki banyak keutamaan. Di antaranya adalah:

  • Bulan dimana tidak diperbolehkan di dalamnya peperangan dan permusuhan, sebagaimana sudah dijelaskan di atas.
  • Hari Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah. Hari dimana umat Islam dari seluruh dunia berkumpul untuk melakukan salah satu rukun haji (wukuf) di padang Arafah. Di hari yang sama, Rasulullah SAW mensyariatkan puasa Arafah bagi umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Qatadah:

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Artinya: “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah), aku memohonkan kepada Allah untuk mengampuni dosa setahun sebelumnya dan setahun yang akan datang. Sedangkan puasa ‘Asyura, aku memohonkan kepada Allah untuk mengampuni dosa setahun yang telah lalu”. H. R. Muslim nomor 1162.

  • Hari Nahr (Idul Adha) yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah. Dimana seluruh umat Islam merayakannya dengan shalat ‘ied dan juga menyembelih hewan kurban untuk Allah ta’ala.
  • Terdapat keutamaan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Fajr ayat 1 s/d 3 yang berbunyi:

ِوَالْفَجْرِ – وَلَيَالٍ عَشْرٍ – وَالشَّفْعِ وَالْوَتْر

Artinya: “Demi Fajar. Dan demi malam yang sepuluh. Demi (hari) yang genap dan (hari) yang ganjil”.

Ulama berbeda pendapat terkait 10 malam yang dimaksud dalam ayat ini. Ada yang berpendapat dengan 10 terakhir Ramadan. Ada pula yang berpendapat 10 hari awal Muharram. Namun pendapat yang paling kuat adalah 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Sebagaimana pendapat sahabat Abdullah ibn Umar dan Abdullah ibn Abbas.

Baca Juga :

Tanda-Tanda Umroh dan Haji Mabrur, oleh Ust. Kris Abdurrahman

Mempersiapkan Diri Menjadi Haji yang Mabrur

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

Imam Ahmad meriwayatkan dalam Musnadnya dari Jabir ibn Abdillah:

عَنْ جَابِرٍ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْعَشْرَ عَشْرُ الْأَضْحَى وَالْوَتْرَ يَوْمُ عَرَفَةَ وَالشَّفْعَ يَوْمُ النَّحْرِ

Artinya: Dari Jabir ibn Abdillah Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya (malam) yang sepuluh adalah hari Idul Adha. Dan (malam) yang ganjil adalah hari Arafah. (Sedangkan malam) yang genap adalah hari penyembelihan”. Musnad Imam Ahmad nomor 13987.

Dari hadis diatas kita dapat menyimpulkan akan agungnya kedudukan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Abu Daud dari Abdullah ibn Abbas, Rasulullah SAW bersabda:

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهِنَّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ

Artinya: “Tidak ada hari-hari untuk mengerjakan amal salih yang lebih dicintai oleh Allah kecuali sepuluh hari (awal Dzulhijjah) ini”.

Dalam hadis diatas Rasulullah menyebutkan amal salih dengan makna yang universal. Yang artinya adalah himbauan untuk memperbanyak perbuatan salih seperti berpuasa, berdzikir, shalat, zakat, sedekah, dan lain sebagainya. Wallahu ta’ala A’lam.

Nah, ternyata banyak sekali ya keutamaan bulan Dzulhijjah ini! Semoga sobat Rihaal selalu diberikan taufik-Nya agar selalu istiqomah di jalan Allah, yaa!

Info Paket Umroh & Wisata

163 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini