(Part 1) 4 Rahasia Sukses Tukang Sapu Bisa Naik Haji

(Part 1) 4 Rahasia Sukses Tukang Sapu Bisa Naik Haji

Siapa bilang seorang tukang sapu tidak bisa berangkat haji? Takdir Allah kepada setiap orang itu adalah rahasianya dan bisa berubah sesuai dengan ikhtiar kita. Lalu, masihkah sobat berfikir jika haji dan umroh hanya untuk mereka yang mampu? Tidak. Tidak hanya itu. Sesungguhnya, barangsiapa yang mau, niat ikhlas karena Allah maka Allah akan memapukan mereka. Sekalipun itu terlihat  mustahil. Jika begitu, apa rahasianya agar kita menjadi seorang yang di “mampukan” oleh Allah SWT untuk berangkat ke Tanah Suci? Simak penjelasannya dibawah

Allah Tergantung Keyakinan Hambanya

Siapa sih yang tidak menginginkan untuk bisa menunaikan ibadah haji? Setiap muslim wajib memiliki niat untuk berangkat haji kapanpun itu. Yang menjadi masalah kadang setiap orang berbeda bagimana mengupayakan “niat’ nya tadi. Ada yang menabung sedikit demi sedikit setiap harinya, ada yang menjual tanahnya tapi ada juga yang berdo’a dengan sangat sungguh-sungguh kepada-Nya. Niat itu adalah tanda begitu seriusnya dan rindunya kita untuk bisa mengunjungi Baitullah.

Berbeda dengan kebanyakan orang, sebut saja Bapak yang satu ini dengan Pak Rahman, memiliki alur berfikir yang keluar dari nalar atau dengan istilah lainnya disebut dengan “out of the box”. Kalau dilihat dari kondisi fisiknya mungkin kita tidak mengira karena profesinya hanyalah tukang sapu di salah satu perusahaan telekomunikasi di Surabaya.

Allah Tidak Memanggil yang Mampu, Namun Allah Memampukan Mereka yang Mau, yang Rindu dan Yakin!! Bismillah Umroh Tahun ini.

Tapi kalau dilihat dari segi yang lain, sungguh sangat luar biasa kepribadiannya. Dengan kondisinya saat ini, dia berani bermimpi untuk membahagiakan istri dan ketiga anaknya serta pergi berhaji suatu saat nanti. Dengan gaji yang hanya 700 ribu sampai dengan 800 ribu per-bulannya, dengan ijin Allah beliau mampu memberikan pendidikan yang baik bagi ketiga anaknya bahkan sudah ada yang menempuh bangku kuliah.

Puncaknya adalah ketika dia mampu menunaikan ibadah haji dengan tabungan yang disisihkan dari penghasilannya tiap bulan sedikit demi sedikit. Beliau menyampaikan ada 4 rahasia sukses yang menyebabkannya bisa menunaikan ibadah haji, pertama, Niat & berani bermimpi. Kedua, Bersegera menyambut seruan Allah. Ketiga, Meminta “apapun” kepada Allah meskipun itu tidak mungkin. Keempat, Selalu ikhlas.

Baca juga:

Kisah Menyentuh, Di Balik Keistimewaan Air Zamzam

5 Tanda Jika Seseorang Mendapat Predikat Haji Mabrur

NIAT & BERANI BERMIMPI

Seperti yang saya sampaikan di atas, bahwa Pak Rahman ini selalu mampu berfikir “out of the box”. Berani bermimpi untuk sesuatu yang tidak mungkin menurut ukurannya bahkan ukuran manusia lainnya. Dengan keberanian bermimpinya ini, terkadang juga menerima cibiran dari orang lain. Kebanyakan kita, seringkali tidak berani melanjutkan “niat” atau “mimpi” kita karena takut atau trauma dengan kondisi lingkungan sekitar yang tidak mendukung.

Orang yang berniat dalam kebaikan meskipun belum sampai terlaksana akan mendapatkan nilai “satu kebaikan”. Sedangkan orang yang berniat jahat tetapi belum sempat melaksanakan niat jahatnya belum tercatat sebagai satu kejahatan. Dilihat dari sini, betapa Allah sangat mencintai hamba-Nya dan meletakkan niat sebagai sesuatu yang sangat penting.

Sedangkan “mimpi” itu adalah refleksi kejadian yang kita inginkan di kemudian hari. Selama mimpi itu “gratis’ maka kita layak mencobanya dengan mimpi-mimpi yang tinggi sehingga memberi gairah dan warna bagi hidup yang kita jalani. Seorang yang sukses, pastilah berawal dari mimpi ini, termasuk ANDA. Jadi, buatlah mimpi Anda SEGERA

BERSEGERA MENYAMBUT SERUAN ALLAH

Masih menurut penuturannya, kalau sholat jama’ah selalu datang paling duluan juga pada setiap acara keagamaan dipastikan bahwa beliau adalah orang pertama yang menyambutnya. Tidak banyak memang orang yang seperti ini, yang meletakkan seruan Allah dalam prioritas utamanya. Allah berfirman melalui hadist qudsi :

“Wahai anak Adam, luangkanlah waktumu untuk beribadah kepada-Ku, niscaya Aku akan memenuhi dadamu dengan kekayaan dan menutup (menyingkirkan) kefakiranmu. Jika engkau tidak melakukan, maka Aku akan memenuhi dadamu dengan kesempitan (kegelisahan) dan Aku tidak akan menyingkirkan kefakiranmu” (Hadist Qudsi)

Juga ada ungkapan yang disampaikan ustadz Yusuf Mansyur tentang hal ini, “Kejarlah kekayaan dengan mendekati Allah, pemilik semua kekayaan. Ketika kekayaan diraih dengan melupakan Allah, maka apa yang diraih dan apa yang digenggam akan berbalik menjadi kesombongan dan kehinaan”.

Ditulis oleh : Arif Prasetyo Aji

Ket. Gambar diatas hanya ilustrasi semata

Info Paket Umroh Klik Disini

86 total views, 1 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini