Panjatkan Doa Terbaikmu di Taman Surga Dunia

Panjatkan Doa Terbaikmu di Taman Surga Dunia

Sobat Rihaal – Jika ada yang bertanya tentang tempat terbaik untuk memanjatkan doa ketika berada di Tanah Suci, maka kami akan menjawab panjatkan doa terbaikmu di Raudhah al Muthahharah. Mengapa demikian? Yuk simak penjelasannya berikut ini!

Raudhah adalah salah satu tempat istimewa di Masjid Nabawi, Madinah, yang menjadi tujuan wajib para jamaah umroh atau haji. Mengunjungi Raudhah adalah kebahagiaan bagi setiap umat muslim. Beribadah di Raudhah diyakini akan mendapat pahala seribu kali lipat. Selain itu, doa-doa yang disampaikan di Raudhah akan lebih cepat dikabulkan karena Raudhah disebut sebagai Taman Surga yang ada di dunia.

Nama Raudhah berasal dari bahasa Arab yang berarti Taman Surga sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari:

ما بين بيتي و منبري روضة من رياض الجنة  و منبري علي حوضي

Artinya: “ di antara rumahku dan mimbarku adalah satu taman dari pada taman-taman surga. Dan mimbarku terletak di atas kolamku”.

Dulunya Raudhah terletak di luar halaman Masjid Nabawi, antara rumah Rasulullah dan mimbar Masjid Nabawi. Namun kini setelah Masjid Nabawi diperluas, Raudhah menjadi di dalam masjid dengan ukuran 22m x 15m. Kawasan Raudhah ditandai dengan karpet berwarna hijau muda yang kontras dengan warna karpet di ruangan lain di dalam masjid Nabawi yang didominasi dengan karpet berwarna merah. Jadi jangan takut bagi kita yang baru pertama kali mengunjungi Masjid Nabawi karena area Raudhah sangat mudah untuk dikenali.

Memanjatkan doa di Raudhah

Raudhah yang ada pada saat ini sebagian besar adalah ruangan di sebelah timur, termasuk pagar hujurat yang jika dibuka, dapat memuat banyak jamaah. Karena keterbatasan muatan untuk menampung Jemaah, ada Asykar Syariah yang akan mengatur sirkulasi Jemaah di Raudhah. Bagi mereka yang telah melaksanakan sholat sunnah dan berdoa akan segera ditegur untuk diminta segera keluar untuk bergantian dengan jamaah lainnya.

Ada beberapa waktu yang paling memungkinkan untuk masuk ke Raudhah adalah ketika dibukanya pintu Raudhah yaitu pukul 2.30, atau pada saat giliran jamaah wanita telah selesai yaitu pukul 10.00. Biasanya jamaah wanita diberikan waktu untuk memasuki area Raudhah sekitar pukul 08.00 – 10.00. Akan tetapi batasan waktu ini bisa saja berubah di lain waktu. Sehingga survey tempat sehari sebelumnya juga diperlukan.

Jika sobat ingin memasuki area Raudhah, sobat harus sabar karena banyaknya jumlah yang ingin melakukan sholat dan berdoa di tempat ini. Jangan kaget jika terjadi kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan, mulai dari berdesakan, hingga adanya orang yang berdiri di depan kita saat kita melakukan sholat sehingga kita tidak dapat rukuk dan sujud. Bahkan tak jarang anggota tubuh kita mungkin saja terinjak atau tertendang. Untuk mengantisipasinya, ajaklah teman untuk masuk ke area Raudhah dan bergantian untuk melakukan sholat. Sehingga, satu sama lain saling menjaga dan melindungi.

Baca Juga:

Mengenal Berbagai Tempat Mustajab untuk Berdoa di Baitullah

Waktu Mustajab untuk Berdoa di Hari Jumat, Kapankah Itu?

Doa Ketika Berada Di Raudhah (Kitab Nubdzah Min Asrari Hajj)

Salah satu tempat yang dimuliakan Allah SWT

Sebagaimana telah disebutkan, bahwa Raudhah merupakan salah satu tempat yang dimuliakan oleh Allah SWT. Nah apa sih keistimewaannya sehingga banyak orang yang berbondong-bondong untuk mendatangi dan beribadah di tempat itu? Bagi seorang muslim yang sedang berziarah ke madinah, seyogyanya selalu melaksanakan shalat lima waktu di Masjid Nabawi dan beri’tikaf setiap kali memasuki masjid. Jangan lupa untuk perbanyak berdoa di Raudhah.

Menurut pendapat al-Imam ar-Rabbani Yahya binSyarf al-Nawawi dalam kitabnya yaitu Kitab al Idhah fi Manasik al-Hajj menjelaskan tentang Raudhah yang diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Muslim.

Imam al-Khathabi berkata, “Maksud hadits tersebut adalah bahwa orang yang selalu istiqomah melaksanakan ibadah di depan mimbarku, maka kelak di hari kiamat, ia akan minum air dari telagaku.

Lima tiang di area Raudhah

Ada lima tiang yang dimiliki Raudhah, tiang penyanggah ini mempunyai nama yang berbeda-beda sebagai berikut:

  1. Tiang Siti Aisyah, Tiang ini disebut Usthuwanah Aisyah terletak ditengah Raudhah, tiang ketiga dari mimbar dan dinding makam Rasulullah SAW
  2. Tiang Taubah, disebut juga dengan Usthuwanah Attaubah. Tiang ini terletak di antara tiang Aisyah dan tiang As-Sarir (dinding makam Rasulullah SAW)
  3. Tiang As-Sarir, atau disebut Usthuwanah As-Sarir. Kata As-Sarir artinya tempat tidur. Tiang ini terletak di sebelah timur tiang at-Taubah, menempel dengan dinding makam Rasulullah SAW
  4. Tiang Al-Haras, atau disebut juga Usthuwanah al-Haras. Tiang ini terletak menempel pada dinding makam Rasulullah SAW sebelah utara dari tiang as-Sarir. Tiang ini mempunyai sejarah di mana para sahabat mengawal Rasul dan menjadikan tempat itu sebagai pos keamanan untuk menjaga keselamatan dan keamanan Rasulullah SAW. hingga datang jaminan keamanan dari Allah untuk Rasulullah SAW.
  5. Tiang al-Wurud,  tiang ini terletak paling utara dari tiang as-Sarir dan tiang al-Haras. Tempat ini adalah tempat Rasulullah menerima tamu pentingnya, baik petinggi-petinggi Arab maupun orang-orang mulia dan terkemuka dari para sahabat. 

Info Paket Umroh & Wisata

3,513 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini