Masjid-Masjid Bersejarah di Madinah (1)

Masjid-Masjid Bersejarah di Madinah (1)
Foto: rachdian.com

BismillahDear sahabat, seberapa banyak kah pengetahuan sahabat tentang Kota Madinah? Insyaa Allah sebelum diberangkatkan ke sana oleh Allah SWT, alangkah lebih baiknya jika kita mengenal baik tanah kaum Anshar ini terlebih dahulu.

Kota Madinah Al Munawwarah selain terkenal dengan Masjid Nabawinya, juga memiliki banyak sekali bangunan masjid lainnya yang tak kalah bernilai sejarah dan arsitektur. Beberapa masjid ini masih dijaga keindahan dan keasliannya.

Mari menjelajahi satu per satu masjid-masjid yang ada di kota suci nabi ini.

  1. Masjid Quba

Masjid Quba merupakan masjid yang pertama kali dibangun dalam sejarah Islam. Masjid ini dibangun atas ketaqwaan dan keimanan yang kuat. Bahkan masjid ini diabadikan oleh Allah SWT dalam ayatnya, “…Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar taqwa (Masjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu shalat di dalamnya … .” Mayoritas ulama berpendapat bahwa ayat tersebut ditujukan pada Masjid Quba.

Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Umar ra bahwa Rasulullah SAW selalu pergi ke Masjid Quba setiap hari Sabtu dengan menaiki unta atau berjalan kaki. Juga terkadang Rasulullah SAW pergi ke masjid ini pada hari Senin dan Kamis (HR Bukhari). Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang telah bersuci (wudhu) di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba lalu shalat di dalamnya dua raka’at, maka baginya sama dengan pahala umrah.” (HR Ibnu Majah).

Masjid Quba terletak di kawasan perkampungan yang dinamai Quba. Jarak dari kota Madinah ke masjid Quba sekitar 3 km dari arah selatan. Nama Quba diambil dari nama sebuah telaga yang berada di tempat tersebut. Masjid ini berbentuk empat persegi dengan luas mencapai 5.035 meter persegi pada masa sekarang.

Masjid ini disinggahi oleh Rasulullah SAW ketika beliau hijrah ke Madinah bersama Bani ‘Amru bin Auf di rumah Kalthum bin Al Hadm. Pada hari pertama kedatangan Rasulullah SAW di Quba, beliau terus membina masjid Quba dan ikut serta dalam pembangunan dengan mengangkut batu-bata dan pasir bersama para sahabat. Setelah masjid berdiri, Rasulullah SAW menjadi Imam ketika melaksanakan shalat berjamaah secara terbuka bersama para sahabat di Masjid Quba yang kiblatnya mengarah ke Masjid Al Aqsha.

  1. Masjid Al Jumu’ah

Masjid Al Jumu’ah merupakan sebuah masjid yang dibangun dari pecahan bebatuan di tempat shalat Jum’at Rasulullah SAW saat hijrah pertama kali dan memasuki perbatasan Madinah. Sebelum diperluas, masjid ini hanya menampung tidak lebih dari 70 jamaah. Kini mampu menampung sekitar 650 jamaah setelah dilakukan beberapa kali pembangunan pada tahun 1409 H oleh Raja Fahd bin Abdul Aziz.

Dibangun menara tinggi yang sangat indah dengan kubah utama tepat di atas area shalat bagian tengah dan empat kubah kecil. Bangunan Masjid Al Jumuah juga dilengkapi fasilitas pendukung lainnya seperti asrama untuk imam dan muadzin, perpustakaan, madrasah penghafal Qur’an, mushala wanita, tempat wudhu dan toilet.

  1. Masjid Al Qiblatain

Masjid Al Qiblatain artinya masjid dengan dua kiblat. Masjid ini awalnya dikenal dengan nama Masjid Bani Salamah karena dibangun di atas bekas rumah Bani Salamah. Terletak di jalan menuju kampus Universitas Madinah di dekat Istana Raja, ke arah Wadi Aqiq atau di atas sebuah bukit kecil di uata Harrah Wabrah, Madinah.

Masjid ini memiliki ciri khas yaitu dua arah mihrab yang menonjol (menghadap Makkah dan Palestina) yang umumnya digunakan oleh Imam shalat. Saat dilakukan konstruksi pada tahun 1987, Raja Fahd tetap mempertahankan ciri khas tersebut. Namun kemudian dilakukan renovasi ulang dan pemerintah Arab Saudi hanya memfokuskan satu mihrab saja yakni menghadap Ka’bah di Makkah.

  1. Masjid Al Fath

Masjid Al Fath merupakan masjid yang dibangun di atas tanah lapang di sebelah barat Gunung Sila’ dan terkenal dengan nama Al Masajid As Sab’ah. Rasulullah SAW pernah mendirikan tenda di tanah ini saat Perang Ahzab. Seperti yang dituturkan oleh Ibnu Sa’ad bahwa Rasulullah SAW mendirikan kemah di permukaan Gunung Sila’ dan membelakangi gunung tersebut.

Al Fath artinya kemenangan. Dinamakan demikian berdasarkan sabda Rasulullah SAW ketika beliau shalat dan berdoa, “Bergembiralah kalian dengan kemenangan (bil Fath) dan pertolongan dari Allah.” Sebagian umat muslim menganggap tempat tersebut sebagai lokasi diturunkannya surat Al Fath, namun tidaklah demikian. Menurut Al Hakim, surat Al Fath diturunkan antara Makkah dan Madinah tentang Perjanjian Hudaibiyah dari awal sampai akhir.

  1. Masjid As Sajadah

Masjid As Sajadah atau dikenal pula dengan nama Masjid Asy Syukr atau Masjid Abi Dzar. Masjid ini terletak sekitar 900 meter dari utara Masjid Nabawi. Disebut sebagai Masjid As Sajadah karena tempat ini diyakini sebagai tempat sujud syukur Rasulullah SAW ketika beliau mendapat kabar gembira dari malaikan Jibril tentang shalawat. Kini masjid ini lebih dikenal dengan Masjid Abi Dzar dan terletak di Jalan Abi Dzar. Sempat mengalami perluasan bangunan tepatnya pada tahun 1421 H atau 2000 M.

[bersambung…]

2,175 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini