Jelajah Museum Makkah al-Mukaramah lil Atsar wa Turats Dan Museum-Museum Di Makkah

Jelajah Museum Makkah al-Mukaramah lil Atsar wa Turats Dan Museum-Museum Di Makkah

Museum merupakan cerminan sejarah dan peradaban suatu bangsa. Museum adalah sarana untuk menghimpun dan memamerkan berbagai barang berharga, seperti warisan budaya dan peradaban, artefak-artefak atau penemuan serta penelitian terdahulu, dengan tujuan untuk penelitian atau studi tertentu, dan sebagai sarana untuk mengenal peradaban tertentu. Sehingga dapat mengetahui tahap-tahap evolusi kehidupan manusia dan makhluk hidup, serta mengetahui bukti kegemilangan suatu peradaban. Museum tidak hanya dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan, namun juga dapat dijadikan sebagai sarana rekreasi.

Museum dalam bahasa Arab adalah muthaf atau mathaf, jamaknya adalah Matahif, berasal dari kata thahifa, thuhfah, bermakna a’ta’a yang bermakna memberi. Ada yang berpendapat kata muthaf berasal dari kata wahfahu yang bermakna Al-qurba wa danu yang berarti dekat.

Berbicara tentang sejarah dan peradaban. Makkah merupakan salah satu kota yang kaya dengan peradaban, terbukti dengan adanya peninggalan-peninggalan yang tak ternilai harganya. Bahkan peninggalan dari zaman nabi Adam, yaitu Ka’bah al-Musyarafah. Museum di kota Makkah berdasarkan pada penyelenggaraannya, terbagi pada tiga kategori, yaitu pemerintah, Museum Pribadi dan Museum Ilmiyah.

Museum Pemerintah

Merupakan museum yang dikelola oleh pemerintah, di antaranya adalah Museum Makkah al-Mukaramah lil Atsar wa Turats, yang berlokasi di Hay az Zahir, dan Ma’radh Imaratul Haramain As Syarifain, yang berlokasi di Um al-Jud.

  1. Museum Makkah al-Mukaramah lil Atsar wa Turats

Bangunan ini berawal dari sebuah gedung istana tempat singgah raja, yang dibangun tahun 1365-1372 H/ 1946-1952 M, dengan proses pembangunan yang memakan waktu sekitar tujuh tahun. Bangunan ini diserahkan kepada kementrian untuk menyelenggarakan Sekolah Menengah az-Zahir, namun penyelenggaraan Sekolah ini hanya berlanjut sampai tahun 1378 H saja. Selanjutnya gedung ini dialihfungsikan menjadi sebuah Museum Nasional. Museum ini terletak berdekatan dengan Rumah Sakit Raja Abdul Aziz yang berada di jalan az- Zahir. Luas bangunan ini seluruhnya mencapai 3.425 meter persegi.

Bagi para pengunjung yang ingin mengunjungi Museum ini, ada dua waktu yang perlu diperhatikan. Waktu pagi dan waktu petang. Untuk waktu pagi dimulai dari jam 08.30 sampai 12.30, sedangkan waktu petang dimulai pukul 16.00 sampai pukul 21.00. khusus hari Kamis dan Jumat mulai pukul 8.30 sampai 16.00.

Pada Museum ini terdapat dua lantai, lantai dasar diisi dengan ruang peninggalan Sejarah Arab Saudi, ruang pra sejarah yang terdiri dari perjalanan manusia, ruang geologi dan alam yang terdiri dari peta geologi dan keindahan alam. Dan ruang pra Islam, yang terdiri dari sejarah kota Makkah dari masa ke masa, sejarah pasar, kisah pembangunan perumahan, dan kisah perjalanan bisnis dua musim, serta kisah pasukan gajah.

Sedangkan lantai atas, terdapat banyak ruang khusus, di antaranya adalah ruang sirah Nabawiyah, ruang karya tulis, ruang mata uang, ruang haji, ruang ad-Daulah as-Su’udiyah, ruang peninggalan kota Makkah, dan yang terakhir adalah ruang karya seni Islami. Di lantai ini pula, terdapat display pembangunan Masjidil Haram.

  1. Ma’radh Imaratul Haramain As Syarifain

Pada museum ini, banyak menampilkan peninggalan-peninggalan Ka’bah dari masa ke masa. Koleksi yang dimiliki pada Museum ini dari peninggalan-peninggalan Ka’bah di antaranya adalah Kiswah, kayu-kayu , penutup makam Ibrahim, pintu Ka’bah dari masa ke masa dan Hajar Aswad.

Museum ini termasuk museum yang banyak dikunjungi oleh jamaah haji dan umrah. Jumlah pengunjung perbulannya tidak kurang dari 45ribu orang. Pembangunan museum ini dimulai pada tahun 1419 H. Dan dibuka secara resmi tahun 1420 H. Luasnya sekitar 1.200 meter, terdiri dari 7 ruangan besar yang berisi koleksi barang-barang Masjidil Haram, Ka’bah, Masjid Nabawi, Zamzam, foto-foto bersejarah, manuskrip-manuskrip kuno, dan lain-lain.  Adapun lokasi museum ini tidak jauh dari pembuatan kiswah Ka’bah yang terletak di jalan Umul Jud.

Museum Koleksi Pribadi

Museum ini dibangun untuk menempatkan koleksi pribadi perseorangan, yang berisi seperti koleksi mata uang, makhtutath (manuskrip-manuskrip kuno), benda-benda kuno (seperti pakaian, timbangan, perhiasan, ukiran dan lain-lain.). Di antara museum ini adalah:

  1. At-Turats Al-Insani
  2. Dinar al-Islami
  3. At-Turats Al-Makky
  4. Muthaf Umm Qura’

Museum Ilmiyah

Salah satu di antara Museum Ilmiyah adalah museum umm Qura’, yang berlokasi di Hay Aziziyah, Fakultas Da’wah dan Fakultas Ushuluddin. Untuk koleksi dari museum ini adalah seperti perkembangan Universitas Umm Qura dari masa ke masa, benda-benda peninggalan kuno, dan benda-benda bersejarah.

Keistimewahan dari museum ini adalah seluruh isinya diperuntukkan untuk program studi dan penelitian para mahasiswa dan umum, dan seluruh isinya dapat dipertanggungjawabkan secara akademisi.

Rihaal Umroh 

www.sekolahumroh.com

741 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini