Jawaban Rasulullah Ketika Ditanya, Pekerjaan Apakah Yang Paling Mulia?

Jawaban Rasulullah Ketika Ditanya, Pekerjaan Apakah Yang Paling Mulia?

Pernahkah anda bertanya dalam hati, apakah pekerjaan yang anda lakukan saat ini adalah pekerjaan yang diridhoi oleh Allah SWT? lantas pekerjaan apakah yang paling baik dan paling mulia itu? Melalui beberapa hadits dibawah ini, anda akan temukan jawabannya. Apa saja? Simak uraian dibawah ini:

Carilah Harta Dengan Tanganmu Sendiri

Dalam sebuah hadits, dikatakan bahwa ada dua mata pencaharian yang dikatakan paling diberkahi. Yang pertama adalah pekerjaan dengan tangan sendiri. Seperti dikatakan pada hadits berikut :

مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ ، وَإِنَّ نَبِىَّ اللَّهِ دَاوُدَ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ

“Tidaklah seseorang memakan suatu makanan yang lebih baik dari makanan yang ia makan dari hasil kerja keras tangannya sendiri. Karena Nabi Daud ‘alaihis salam dahulu bekerja pula dengan hasil kerja keras tangannya.” (HR. Bukhari No. 2072)

Perniagaan yang Baik / Mabrur

Mata pencaharian kedua yang disebutkan ialah tentang jual beli (perniagaan). Dari Khalih, ia berkata Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang pekerjaan yang paling utama. Beliau menjawab, “Perniagaan yang baik dan pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri.” (HR. Al Bazar dan Thabrani dalam Al Mu’jam Kabir)

Kemudian syarat untuk jual beli yang mabrur ialah jual beli yang memenuhi syarat dan rukun jual beli, terlepas dari jual beli yang bermasalah, jujur, dan terhindar dari pengelabuan. Jangan ada penipuan dan kecurangan. Baik kecurangan timbangan maupun kecurangan dengan menyembunyikan cacatnya barang yang dijual.

Baca juga :

Umroh Dan Haji Sebagai Penebus Dosa

Berkah Para Pemburu Waktu Fajar di Tanah Suci

paket umroh jogja, umroh start jogja, umroh promo jogja, biro umroh jogja, travel umroh jogja, umroh jogja murah, umroh jogja terbaik, harga umroh jogja, umroh plus Cappadocia, umroh ramadhan 2019, biro umroh terbaik, paket umroh murah, travel umroh terbaik, travel umroh terpercaya, harga umroh murah, paket umroh syawal, harga paket umroh, umroh plus capadocia, umroh promo jogja, biro umroh jogja, travel umroh Surabaya, merancang umroh, biro umroh resmi, nur Ramadhan, paket umroh 2018, paket umroh 2019, paket umroh murah, biro umroh solo, paket umroh murah dari jogja, tour and travel turki, travel agent turki

Bukan Seberapa Banyak, Namun Sebesar Apa Keberkahannya

Jika membandingkan kedua hadits diatas, kita bisa mengambil pelajaran, bahwa pekerjaan yang baik ialah pekerjaan yang membawa banyak keberkahan dan dilakukan dengan cara yang baik pula. Sehingga dari sini kita tahu bahwa yang sedikit tapi berkah itu lebih baik daripada yang banyak namun belum tentu barokah.

Jangan Malas Bekerja

Islam sangat membenci seseorang yang hidup hanya untuk bermalas-malasan. Mereka yang hanya ingin hidup enak namun tidak mau bekerja. Jangan hanya karena kita gengsi, atau tidak bekerja di perusahaan yang kita harapkan, lantas kita malas untuk bekerja. Padahal pekerjaan apapun bisa menjadi pekerjaan yang baik, asalkan halal dan bukan dengan meminta-minta.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ

“Bersemangatlah melakukan hal yang bermanfaat untukmu dan meminta tolonglah pada Allah, serta janganlah engaku malas.” (HR. Muslim No. 2664). Semoga Allah memberi keberkahan serta limpahan rizki kepada kita semua. Aamiin

Info Paket Umroh Klik Disini

 

 

 

 

Sumber : rumaysho dan bersamadakwah

614 total views, 1 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini