Dakwah to Jannah Melalui Hotel Syariah – Great Big Story

Dakwah to Jannah Melalui Hotel Syariah – Great Big Story

Sobat Rihaal – Pekembangan positif dunia pariwisata berpengaruh pula pada perkembangan positif usaha sektor hotel. Tidak terkecuali Hotel Musafira Syariah yang terletak di Pakualaman Yogyakarta.

 Hotel dimiliki oleh Ibu Ertianti Basuki. Sebelumnya sang suami sudah memiliki hotel sendiri. Belajar dari milik sang suami, Bu Erti biasa disapa berkeinginan untuk membangun usaha hotel sendiri dengan konsep syariah. Artinya jika tamu bukan suami isteri tidak diterima. “Saya mulai manajemen sendiri dari awal. Awalnya ini kos-kosan bulanan, terus sambil berjalan mulailah merintis usaha hotel. Jadi sudah sejak tahun 1993 merintisnya,” kisah Bu Erti.

Hotel yang Bermanfaat Bagi Umat

Tahap demi tahap dipelajari dalam manajemen hotel syariah. Walau tidak memiliki latar belakang pendidikan hotel, Bu Erti tetap mempelajari ilmu manajemen hotel mulai dari mengelola tamu hingga mengelola karyawan. Hal ini karena tamu yang datang kian banyak. Salah satu budaya kebiasaan baik ditanamkan dalam manajemen hotel. “Saya mengajak orang untuk mengaji di hotel ini. Jadi saya mendirikan hotel juga bagaimana bisa bermanfaat untuk umat. Alhamdulillah Allah percayakan, memberi amanah kepada kita. Ingin sekali bikin rumah istana disana (surga) kan kita buat masjid di sini,” kisah Bu Erti. Alhamdulillah berkat usaha hotel ini berdiri sebuah masjid di daerah Ngoto Bantul jalan Imogiri. Masjid tersebut diberi nama Masjid Al Firdaus. Sengaja Bu Erti memberi nama surga karena memang tujuannya ingin berada di surga. Bu Erti berharap semoga Allah mengabulkan dan menerima sertiap amal jariyah. “Bismillah dari hasil ini jadi saya berdoa Yaa Allah jadikanlah pahala untuk orang-orang yang bermalam disini. Kita bisa buat masjid juga karena mereka yang bermalam disini, kita hanya perantara saja,” jelas Bu Erti. Mashaa Allah…

hotel mushafira syariah

Team Rihaal Media disambut dengan ramah oleh staff Hotel Mushafira. (Pict : Rihaal Media)

Pengelolaan Karyawan

Pengelolaan karyawan Bu Erti juga sangat baik. Ada seorang karyawan yang dulu lulus SMP sering minum minuman keras, merokok dan berjudi. “Alhamdulillah sekarang dia malah jadi suka mengisi kultum-kultum di masjid dan dzikir. Disuruh istigfar 1000 kali, dia malah lebih 5000 kali. Jadi anak ini yang bekas nakal ini luar biasa sekali. Alhamdulillah dia sudah dapat bonus haji dan betul-betul dia sadar insya Allah. Saya datangkan ustadz untuk mengaji bersama,” terang Bu Erti. Bu Erti adalah sosok yang senang menyebarkan ilmu dan mengajak orang lain untuk mempraktekan ilmu positif tersebut.

Bu Erti juga memiliki usaha toko yang pengelolaannya dibantu oleh sang anak. Khusus hotel saat ini dalam marketing sudah banyak kerjasama dengan aplikasi-aplikasi digital online. “Saya pribadi membangun bisnis hotel ini seperti hobi. Jadi tidak harus ditarget. Kalau buat saya pribadi yang penting saya melayani dengan baik,” terang Bu Erti.

Umroh jogja murah

Info Paket Umroh & Wisata

Aktif Berorganisasi

Bu Erti turut serta aktif membersamai dan menghidupkan Perkumpulan Pengusaha Muslim Indonesia  (PPMI). PPMI juga memiliki pesantren online. Pengajian PPMI aktif pula dilakukan di ruang meeting Hotel Mushafira. Sang ustadz yang membersamai tersebut mengelola PPMI. Dari sanalah akhirnya berkembang se-Indonesia hingga saat ini. Menariknya PPMI yang dikelola bersama tersebut juga melaksanakan kegiatan amal dengan bersedekah kepada anak-anak yatim. Seiring berjalannya waktu Bu Erti bertemu juga dengan komunitas Gerakan Infak Beras (GIB) di Yogyakarta. Gerakan ini juga ada di beberapa kota di Indonesia dengan sasaran yatim, penghafal Al-Qur’an, dan fisabilillah. Bulan Agustus 2019 ini sudah terkumpul 15 ton beras. “Alhamdulillah bisa bermanfaat dan disebar di sekitar joga. Ada sekitar 48 pesantren dan 2500 santri,” jelas Bu Erti. Gerakan ini juga bersama dengan gerakan orang tua asuh bagi anak-anak yatim. “Setiap kita melaksanakan pengajian, kita umumkan yang ingin jadi orang tua asuh hanya dengan Rp.25.000,-. Kalau mengajak suami atau anak ya Rp.100.000,- begitu,” terang Bu Erti.

Baca juga : 

Impian Unlogic, Pencapaian Logic Ala Pak Anom Adi Nugraha

Meneladani Semangat Bu Zumaroh Menghafal Al-Qur’an

Kisah Ibu Kumsiyah : Senyuman Sang Anak dari Kejauhan

Bagi Bu Erti dalam bekerja harus gigih dan semangat serta melibatkan Allah dalam setiap usaha. “Yang penting jangan riba karena itu dapat mematikan semuanya, sikap dengan orang tua baik, dan niatkan semuanya lillahita’ala karena Allah,” pesan Bu Erti. Karena pada dasarnya Allah telah memberikan jalan rezeki dan yang terpeting adalah jangan sampai merugikan orang lain. Pengalaman bahagia umroh bersama Rihaal juga dirasakan oleh ibu Erti. Saling mengajak kebaikan dan diniatkan semua karena Allah dalam setiap perjalanan umroh inshaa Allah akan baik. Aamiin…

89 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini