CARA MUDAH MENANAMKAN DISIPLIN KEPADA ANAK

CARA MUDAH MENANAMKAN DISIPLIN KEPADA ANAK

Berbicara mengenai kedisiplinan, pastilah setiap orangtua menginginkan putra-puteri mereka bisa menjadi anak yang berbakti serta disiplin. Disiplin dalam menuntut ilmu, ibadah serta dalam melaksanakan berbagai aktivitas mereka. Pentingnya menanamkan kedisiplinan pada anak sedari kecil, memang menjadi tugas serta kewajiban setiap orangtua. Bukan dengan kekerasan, namun dengan cara-cara yang membuat mereka merasa bahwa kedisiplinan itu memang penting. Seperti apa itu? yuk simak uraiannya dibawah :

DISIPLIN, APAKAH ITU?

Sebetulnya apakah sobat sudah mengetahui apa pengertian dari disiplin itu? Ada sebagian dari orangtua yang juga menanyakan, “Apakah disiplin itu mudah diterapkan? Mulai usia berapakah, sebaiknya orangtua menanamkan kedisiplinan pada anak? Apa saja tahapan menanamkan kedisiplinan tersebut? Dan kedisiplinan seperti apa yang lebih diprioritaskan?”

Pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang menjadi kegundahan dari para orangtua dalam proses membesarkan putra-putri mereka. Oleh karena itu, Bunda Rita Eko Yuniarti membagi definisi disiplin ke dalam 3 kategori. Yaitu:

  1. Taat Aturan

Dalam kategori ini, ada 2 aspek yang perlu diperhatikan. Yaitu taat aturan dalam Syariah Islam. Serta taat aturan dalam kesepakatan. Kata kesepakatan diartikan sebagain keputusan yang dibuat orangtua kepada anak-anak mereka.

  1. Proses

Disiplin adalah sebuah proses yang didapat dari contoh, kebiasaan serta pendampingan. Peran orangtua dalam memberikan contoh dan pendampingan inilah yang menjadi tolak ukur keberhasilan sebuah proses kedisiplinan.

  1. Personal & Family Goal Setting

Kategori ketiga ini, mengartikan disiplin sebagai suatu tujuan hidup, peran hidup serta cita-cita dalam keluarga.

Untuk menerapkan ketiga kategori diatas, dibutuhkan peran orangtua yang bertanggungjawab, konsistensi, serta komunikasi yang baik.

TAHAPAN MENDIDIK KEDISIPLINAN

Mengajarkan kedisiplinan kepada anak pun ada tahapan-tahapannya. Tahapan yang dimaksud ialah saat anak masih bayi atau balita, anak usia remaja (pra baligh), dan anak usia dewasa (baligh).

DISIPLIN MUDAH UNTUK BAYI DAN BALITA

  1. Dimulai dengan contoh oleh orangtua dan lingkungan
  2. Dibentuk dengan kebiasaan setiap saat
  3. Dikuatkan dengan konsistensi dari sikap orangtua
  4. Dikelilingi dengan keberlimpahan kasih saying
  5. Pengenalan disiplin waktu ibadah
  6. Penanaman value keluarga / kebiasaan baik sehari hari
  7. Memberikan pilihan alternatif, mulai membangun kesepakatan aturan
  8. Orangtua mulai mengajak diskusi dan lebih banyak mendengarkan anak

DISIPLIN BAHAGIA UNTUK ANAK REMAJA

  1. Penguatan value keluarga berbasis syariah
  2. Dimulai dari komunikasi yang hangat
  3. Aktif brainstorming dan diskusi bersama
  4. Membangun kesepakatan aturan bersama anak
  5. Orangtua mendampingi anak menentukan goals yang akan dicapai
  6. Fokus pada goals / tujuan bukan cara, metode, atau teknis pencapaian
  7. Anak dan orangtua sama-sama bahagia
  8. Konsekuensi dari tidak disiplin bukan berupa hukuman tapi lebih kepada jika tidak disiplin maka goals tidak tercapai

DISIPLIN PRODUKTIF UNTUK USIA BALIGH

  1. Merupakan lanjutan proses dan hasil dari penanaman disiplin usia bayi, balita dan anak
  2. Aturan syariah menjadi batasan, / rel utama
  3. Ketegasan disiplin syariah, karena sudah baligh maka sudah ada beban syariah
  4. Anak merumuskan sendiri personal goal setting yang akan dicapai
  5. Disiplin dan fokus dalam pencapaian goals setting tersebut
  6. Disiplin tumbuh dari kemauan anak
  7. Peran hidup sudah dimiliki oleh anak, sehingga menumbuhkan tanggung jawab dan kemandirian dalam kedisiplinan
  8. Produktifitas menjadi acuan dan kerangka kedisiplinan

GANGGUAN PADA PENANAMAN DISIPLIN

  1. Aturan yang sembarangan
  2. Orangtua yang tidak konsisten
  3. Tidak adanya program atau personal goal setting yang jelas
  4. Keluarga belum mempunyai value khusus yang menjadi pegangan

Nah sahabat, itulah sedikit tips yang diberikan oleh Bunda Rita untuk para orangtua dalam mendidik anak-anaknya. Yuk, mari mulai mendengarkan anak, diskusi dan temukan family goals seting hingga disiplin menjadi mudah, bahagia dan produktif.

 

sumber : www.quranteladan.com

409 total views, 1 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini