Bolehkah Ibu Hamil Pergi Umroh Dan Haji?

Bolehkah Ibu Hamil Pergi Umroh Dan Haji?

Sobat Rihaal – Setiap saya mendampingi jama’ah baik dalam proses persiapan maupun manasik umroh, selalu ada pertanyaan seperti ini, “Bolehkah ibu hamil pergi umroh dan haji?”. Menurut saya ada jawaban dari dua sisi yang bisa kita dapatkan, yang pertama tentu dari sisi dalil dibolehkannya ibu hamil untuk pergi umroh dan haji, lalu yang kedua adalah dari segi teknis dan medis sekaligus yang biasanya justru mempengaruhi mengapa ibu hamil boleh atau tidak untuk umroh dan haji.

Umroh & Haji Adalah Jihadnya Wanita

Seperti yang kita ketahui, haji dan umroh adalah jihadnya kaum wanita. Ketika Rasulullah SAW membai’at kaum laki-laki, diantara isi bai’at tersebut adalah membela Islam dan berjihad, namun Rasulullah SAW tidak membai’at wanita. Jihad bagi kaum wanita adalah menunaikan ibadah haji dan umroh ke Baitullah. Keutamaan umroh bagi kaum wanita ini memiliki pahala yang setara dengan pahala jihad fii sabilillah.

Aisyah r.a bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, apakah bagi kaum wanita ada kewajiban untuk berjihad?” Kemudian beliau menjawab, “Ya betul, bagi mereka ada kewajiban jihad yang tidak ada perangnya, yaitu haji dan umroh”. (H.R. Imam Ahmad dan Ibnu Majah)

Umroh & Haji Bagi Ibu Hamil

Haji ataupun umroh bagi kaum wanita merupakan sebuah ibadah yang dilaksanakan dengan penuh kekuatan dalam masa yang cukup sulit. Persiapan umroh juga harus benar-benar matang dan penuh perhotungan. Jangan sampai ibu dan bayi dalam rahim terganggu bahkan terancam nyawanya karena ketidaktahuan kondisi kesehatan yang dialami wanita yang sedang hamil tadi. Lalu bagaimana dengan wanita hamil? Umroh membutuhkan energi yang cukup besar, tidak ada larangan bagi ibu hamil untuk menunaikan ibadah umroh atau haji. Asma binti Umais istri Muhammad bin Abu Bakar melaksanakan haji ketika hamil tua hingga beliau melahirkan di miqot.

Pertimbangan Medis Bagi Ibu Hamil Yang Menunaikan Ibadah Umroh

Akan tetapi sebelum melaksanakan ibadah umroh, seorang ibu hamil harus terlebih dahulu berkonsultasi pada dokter untuk mengetahui kondisi ibu dan bayi dalam kandungan. Travel umroh pun biasanya akan bertanya perihal izin atau surat keterangan dari dokter. Sebenarnya boleh saja jika ibu hamil yang ingin naik pesawat, namun ia perlu mengetahui beberapa hal yang menjadi perhatian serius maskapai penerbangan. Seorang ibu hamil harus memahami kondisi tubuhnya sendiri karena biasanya maskapai penerbangan akan mempertimbangkan usia kandungan yaitu di bawah usia 36 minggu dan juga tidak memiliki komplikasi saat hamil (mual dan muntah berlebihan). Meskipun tidak mengalami komplikasi saat hamil seorang ibu hamil ketika naik pesawat terbang dapat meningkatkan resiko pembekuan pembuluh darah vena, itulah pentingnya berkonsultasi ke dokter sebelum melakukan perjalanan jauh terutama ibadah umroh.

Baca juga:

MUSLIMAH, MENGAPA KITA HARUS MENJADI IBU BERKUALITAS SEPERTI SITI HAJAR?

Mana Yang Lebih Indah Antara Ibumu Dengan Bulan?

Peraturan Maskapai Penerbangan Bagi Ibu Hamil

Hal yang paling penting sebelum ibu hamil melakukan ibadah haji dan umroh yaitu seorang ibu hamil perlu mengetahui kesehatan dirinya juga usia kandungannya. Maskapai penerbangan pada umumnya memiliki peraturan tentang penumpang ibu hamil. Beberapa maskapai melarang penumpang ibu hamil di trimester ketiga demi keselamatan ibu dan calon bayi. Maskapai penerbangan juga biasanya meminta surat keterangan dari dokter bahwa ibu hamil tersebut dinyatakan boleh terbang menggunakan pesawat terbang. International Air Transports Association (IATA), yakni organisasi perdagangan internasional meliputi maskapai penerbangan dunia menyatakan bahwa seorang ibu hamil dapat menggunakan pesawat terbang dengan mempertimbangkan riwayat kesehatan serta mempertimbangkan usia kehamilan. 

Pada usia kehamilan trimester pertama (1-3 bulan), seorang ibu hamil dapat menggunakan pesawat jika tidak mengalami mual, muntah yang berlebihan serta tidak kelelahan. Pada usia kehamilan trisemester kedua (usia kehamilan 4-7 bulan) seorang ibu hamil aman untuk melakukan perjalanan jauh. Hal ini karena janin telah kuat menempel di rahim serta keluhan mual, muntah sudah berkurang. Sehingga ketika seorang ibu hamil melakukan perjalanan ibadah haji dan umroh di usia kehamilan trimester kedua, resiko keluhan selama perjalanan akan lebih kecil dibandingkan pada saat usia kehamilan di trimester pertama. Sedangkan di usia kehamilan pada trimester ketiga, banyak hal yang harus diperhatikan oleh ibu hamil terkait kondisi kesehatan yang akan terjadi selama perjalanan. Sehingga seorang ibu hamil disarankan untuk menunda untuk melakukan perjalanan ibadah umroh.

Periksa Kesehatan Dulu Sebelum Umroh Atau Haji

Seorang ibu hamil biasanya rentan terhadap kelelahan fisik sebagai akibat dari berjalan dengan jarak yang cukup jauh, sehingga dapat menyebabkan kontraksi di bagian bawah perut dan sakit punggung. Seorang ibu hamil juga dikhawatirkan mengalami dehidrasi karena tidak memiliki asupan cairan yang cukup serta dikhawatirkan akan resiko berdesak-desakan. Oleh karena itu, dibutuhkan penanganan kesehatan khusus bagi ibu hamil sebab menyangkut kesehatan calon bayi dalam kandungan saat akan berangkat ke tanah suci.

Pemeriksaan kesehatan serta kehamilan ke dokter sebelum melakukan perjalanan ibadah umroh wajib dilakukan. Dengan membawa catatan kesehatan dari dokter, hal ini dapat digunakan sebagai referensi bagi dokter ketika sedang melaksanakan ibadah umroh untuk mengantisipasi jika terjadi sesuatu pada kehamilan ibu hamil tersebut. Jika setelah berkonsultasi dengan dokter, perjalanan ibadah umroh dapat menimbulkan risiko bagi ibu hamil dan calon bayi, maka ia tidak harus pergi untuk umroh dan disarankan untuk menundanya.

Kesimpulan

Allah SWT berfirman : “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. (Q.S Al Baqarah: 286).

Oleh karena itu, mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri bagi seorang ibu hamil dan juga kondisi calon bayi sangat penting demi kelancaran dalam melaksanakan ibadah umroh.

Info Paket Umroh & Wisata

8,797 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini