BERKAH PARA PEMBURU WAKTU FAJAR DI TANAH SUCI

BERKAH PARA PEMBURU WAKTU FAJAR DI TANAH SUCI

[BERKAH PARA PEMBURU WAKTU FAHAR DI TANAH SUCI] – Sahabat, begitu irinya ketika melihat para jemaah umroh yang begitu khusuk beribadah di Tanah Suci. Hidup mereka seakan hanya untuk beribadah dan beribadah. Dari waktu fajar hingga terbenam matahari tak ada yang mereka lewatkan sekalipun tanpa beribadah kepada Allah SWT. Lalu tahukah sobat, jika waktu fajar memang begitu berharga? hingga Allah menjauhkan api neraka dari para pemburu waktu fajar. Bagaimanakah? simak penjelasannya dibawah. 

Shalat fajar (Subuh) merupakan bukti nyata kuatnya iman dan kesuciannya dari kemunafikan, sebab waktu itu saat serba sulit bagi jiwa manusia. Oleh karena itu, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda di hadits yang diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim:

“Shalat paling berat pelaksanaannya bagi orang-orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Andai mereka tahu kebaikan pada keduanya, tentu mereka mengerjakannya kendati dengan merangkak.” (Diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim).

Dua Raka’at Shalat Fajar

Dua raka’at shalat Fajar adalah shalat sunnah qabliyah (sebelum) shalat Subuh. Shalat ini disukai Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, hingga beliau bersabda, “Dua raka’at shalat Fajar lebih baik dari dunia dan seisinya.” (Diriwayatkan Muslim)

Jika dunia dan seisinya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan dua raka’at shalat sunnah fajar (Subuh) di mata Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, bagaimana keutamaan shalat Subuh itu sendiri? Sungguh luar biasa keistimewaannya.

Shalat di Masjid Nabawi lebih baik dari 1000 shalat di masjid lainnya selain Masjidil Haram. Yukk yang sudah rindu, booking tiketnya dari sekarang

Orang Yang Mengerjakan Shalat Subuh & Ashar Tidak Masuk Neraka

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menyebutkan, siapa saja konsisten mengerjakan shalat Subuh dan shalat Ashar, ia masuk surga dan dijauhkan dari neraka. Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan sabda Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam tersebut, “Barangsiapa mengerjakan shalat Subuh dan shalat Ashar, ia masuk surga.” (Diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim)

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam juga bersabda, “Siapa pun yang mengerjakan shalat sebelum matahari terbit (shalat Subuh) dan terbenam (shalat Ashar), maka tidak akan masuk neraka.” (Diriwayatkan Muslim).

Baca juga :

UMROH DAN HAJI SEBAGAI PENEBUS DOSA

SEJARAH MASJID NABAWI

Qur’anul Fajr

Yang dimaksud dengan Qur’anul Fajr pada ayat di atas ialah shalat Fajar (Subuh), yang disaksikan para malaikat. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Malaikat yang bertugas malam dan malaikat yang bertugas siang pergi secara bergantian kepada kalian. Mereka bertemu saat shalat Subuh dan shalat Ashar. Malaikat yang bertugas malam naik, lalu ditanya Allah. Padahal Dia lebih tahu daripada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hamba-hamba-Ku?’ Para malaikat yang bertugas malam menjawab, ‘Kami tinggalkan mereka sedang mengerjakan shalat dan datang lagi kepada mereka saat mereka mengerjakan shalat’.” (Diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim).

Dan jika kita mendapatkan nikmat untuk bisa menunaikan ibadah umroh dan berziarah di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram, maka menikmati qiyamullail didalamnya sungguh merupakan kenikmatan yang tiada tara. Kemudian tunaikan shalat fajar ini, shalat jama’ah subuh bersama imam dengan bacaan Al Qur’an yang snagat fasih. Dan tetaplah diam didalam masjid hingga terbit matahari, tambahkan 10 menit dan tutup dengan shalat syuruk 2 rakaat. Insyaallah pahalanya setara dengan umroh.

*) Ditulis oleh Arif Prasetyo Aji, diambil dari berbagai seumber.

Info Paket Umroh Klik Disini

83 total views, 1 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini