Ashabul Kahfi, Bersembunyi di Gua dan Tertidur Hingga 309 Tahun

Ashabul Kahfi, Bersembunyi di Gua dan Tertidur Hingga 309 Tahun

Sobat Rihaal – Sangat banyak kisah umat terdahulu yang Allah firmankan dalam Al-Qur’an untuk memberi pelajaran dan hidayah bagi umat manusia. Salah satunya mengenai kisah Ashabul Kahfi. Ashabul Kahfi adalah sekumpulan pemuda yang beriman. Mereka beriman hanya kepada Allah dan mempertahankan apa yang mereka imani. Bahkan pada kondisi pemimpin mereka yang zalim dan kafir dan memaksa menyembah selain Allah, mereka tetap beriman kepada Allah.

Hidup di Masa Raja yang Kafir dan Zalim

Ashabul Kahfi adalah kumpulan pemuda yang beriman kepada Allah yang hidup pada masa Raja Diqyanus. Raja Diqyanus mengetahui bahwa kumpulan Ashabul Kahfi ini tidak mau menyembah berhala, maka ia memerintahkan pasukannya untuk mengejar dan menghabisi kumpulan pemuda Ashabul Kahfi ini. Namun mereka tetap mempertahankan keyakinan mereka pada Allah. Keteguhan mereka dalam mempertahankan keimanan mereka terhadap Allah disampaikan dalam Al-Qur’an secara khusus dalam surah Al-Kahf. Pengejaran terus dilakukan dan memaksa sekumpulan pemuda ini untuk hijrah ke wilayah lain. Belum sempat mereka menemukan lokasi hijrah, dalam kondisi ketakutan mereka justru menemukan jalan buntu yaitu gua. Mau tidak mau mereka bersembunyi dan disinilah mereka berlindung dibalik pengejaran pasukan Raja Diqyanu yang kafir dan kejam.

Baca juga : 

Yerusalem, Saksi Bisu Perebutan Kekuasaan dari Zaman ke Zaman

Sering Dikira Masjid Al-Aqsa, Ini Fakta Dome of The Rock Sebenarnya!

Bersembunyi di Gua

Kumpulan pemuda Ashabul Kahfi di dalam persembunyiannya mereka berdoa kepada Allah memohon perlindungan. Allah selamatkan sekumpulan pemuda Ashabul Kahfi tersebut. Allah selamatkan agama mereka. Allah tidurkan mereka di dalam gua selama bertahun-tahun. Banyak pendapat mengatakan bahwa mereka tidur selama 309 tahun. Mukzizat Allah membuat mereka tidur lama bertahun-tahun sesuai dalam surah Al-Kahf sebagai berikut :

“Maka Kami tutup telinga mereka bertahun-tahun dalam gua itu.” (Q.S. Al-Kahf : 11)

Terbangun dari Tidur

Bertahun-tahun lamanya mereka tidur mereka terbangun dan bertanya satu sama lain tentang berapa lama mereka tidur. Satu diantara mereka ada yang menjawab satu hari, namun satu diantara lainnya ada yang menjawab setengah hari. Mereka tidak mengetahui yang pasti berapa lama mereka tertidur. Pada akhirnya mereka merasa lapar dan keluar dari gua untuk membeli makanan. Pedangang yang menjual makanan tersebut terkejut karena menerima uang yang tidak dipergunakan lagi pada masa itu. Raja saat itu juga sudah berganti dengan raja yang Islam. Raja terkejut mendengar siapa sebenarnya pemuda tersebut karena cerita mereka sudah ada dan menjadi legenda sebelumnya. Raja meminta pemuda tersebut dan sahabatnya yang lain yang masih berada di gua untuk ke istananya.

Papan nama gua yang banyak di yakni tempat persembunyian Ashabul Kahfi. Pict : Indonesian Today

Lokasi pasti Ashabul Kahfi hingga kini masih banyak diperdebatkan. Namun yang paling banyak diyakini adalah berlokasi di Gua Rajib sekitar 8 kilometer dari Amman Yordania. Sobat Rihaal, demikianlah kisah Ashabul Kahfi yang sarat akan nilai-nilai. Allah sengaja mengangkat kisah ini sebagai sur tauladan untuk kita dari generasi ke generasi. Agar kita dapat mempertahankan kondisi iman dan akidah dalam kondisi apapun.

“Kami ceritakan kisah mereka kepadamu (Muhammad) dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk;” (Q.S. Al Kahf : 13)

Info Paket Umroh & Wisata

500 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini