Amalan Ibadah Umroh yang Perlu Kamu Ketahui

Amalan Ibadah Umroh yang Perlu Kamu Ketahui

Sobat Rihaal – Umroh adalah mengunjungi Ka’bah (biatullah) untuk melaksanakan serangkaian kegiatan ibadah ( thawaf, sa’i, tahallul ) dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam al-Qur’an maupun sunnah Rasulillah SAW. Ada beberapa amalan yang dapat sobat lakukan saat beribadah umroh. Simak yuk!

Sobat Rihaal, Umroh adalah perjalanan ibadah tentu memiliki tahap amalan didalamnya. Amalan yang dilakukan saat beribadah umroh diantaranya sebagai berikut :

1.Mempersiapkan diri sebelum berihram

Jika seseorang akan melaksanakan umrah, dianjurkan untuk mempersiapkan diri sebelum berihram dengan mandi sebagaimana seorang yang mandi junub, memakai wangi-wangian yang terbaik jika ada dan memakai pakaian ihram.

2. Pakaian ihram

Pakaian ihram bagi laki-laki berupa dua lembar kain ihran yang berfungsi sebagai sarung dan penutup pundak. Adapun bagi wanita, ia memakai pakaian yang telah disyari’atkan yang menutupi seluruh tubuhnya. Namun tidak dibenarkan memakai cadar/ niqab (penutup wajahnya) dan tidak dibolehkan memakai sarung tangan.

3. Berihram

Berihram dari miqat untuk dengan mengucapkan:

“labbaik ‘umroh” (aku memenuhi panggilan-Mu untuk menunaikan ibadah umrah).

Jika khawatir tidak dapat menyelesaikan umrah karena sakit atau adanya penghalang lain, maka dibolehkan mengucapkan persyaratan setelah mengucapkan kalimat di atas dengan mengatakan,

“Allahumma mahilli haitsu habastani” (Ya Allah, tempat tahallul di mana saja Engkau menahanku).

Dengan mengucapkan persyaratan ini baik dalam umrah maupun ketika haji, jika seseorang terhalang untuk menyempurnakan manasiknya, maka dia diperbolehkan bertahallalul dan tidak wajib membayar dam (menyembelih seekor kambing).

Tidak ada alat khusus untuk berihram, namun jika bertepatan dengan waktu shalat wajib, maka shalatlah lalu berihram setelah shalat.

Berdoa saat umroh

Jamaah Rihaal trip 16 September 2019 (Source : Rihaal Media)

4. Memperbanyak Talbiah

Setelah mengucapkan “talbiah umrah”, dilanjutkan dengan membaca dan memperbanyak talbiah berikut ini, sambil mengeraskan suara bagi laki-laki dan lirih bagi perempuan hingga tiba di Makkah:

“Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak”. (Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah, aku menjawab panggilan-Mu, aku menjawab panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu,  aku menjawab panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, kenikmatan dan kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu).

5. Masuk kota Makkah dan masuk Masjidil Haram

Jika memungkinkan, seseorang dianjurkan untuk mandi sebelum masuk kota Makkah. Masuk Masjidil Haram dengan mendahulukan kaki kanan sambil membaca doa masuk masjid:

“Allahummaf-tahlii abwaaba rohmatik” (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu).

Umroh promo surabaya

Info Paket Umroh & Wisata

6. Menuju Hajar Aswad

Menuju ke Hajar Aswad, lalu menghadapnya sambil membaca “Allahu akbar” atau “Bismillah Allahu akbar” lalu mengusapnya dengan tangan kanan dan menciumnya. Jika tidak memungkinkan untuk menciumnya, maka cukup dengan mengusapnya, lalu mencium tangan yang mengusap hajar Aswad. Jika tidak memungkinkan untuk mengusapnya, maka cukup dengan memberi isyarat kepadanya dengan tangan, namun tidak mencium tangan yang memberi isyarat. Ini dilakukan pada setiap putaran thawaf.

7. Thawaf

Kemudian, memulai thawaf umrah 7 putaran, dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di Hajar Aswad pula. Dan disunnahkan berlari-lari kecil pada 3 putaran pertama dan berjalan biasa pada 4 putaran terakhir.

Disunnahkan pula mengusap Rukun Yamani pada setiap putaran thawaf. Namun tidak dianjurkan mencium rukun Yamani. Dan apabila tidak memungkinkan untuk mengusapnya, maka tidak perlu memberi isyarat dengan tangan.

8. Rukun Yamani

Ketika berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, disunnahkan membaca,

“Robbana aatina fid dunya hasanah, wa fil aakhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” (Ya Rabb kami, karuniakanlah pada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta selamatkanlah kami dari siksa neraka). (QS. Al Baqarah: 201)

Tidak ada dzikir atau bacaan tertentu pada waktu thawaf, selain yang disebutkan diatas. Dan seseorang yang thawaf boleh membaca Al Qur’an atau do’a dan dzikir yang ia suka.

Baca juga : 

Tahalul, Kesaksian Abadi dan Hikmah yang Tersembunyi

Apa Itu Umrah? Bagaimana Hukumnya? Yuk Simak!

9. Setelah thawaf

Setelah thawaf, menutup kedua pundaknya, lalu menuju ke makam Ibrahim sambil membaca,

“Wattakhodzu mim maqoomi ibroohiima musholla” (Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat) (QS. Al Baqarah: 125).

Shalat sunnah thawaf dua raka’at di belakang Maqam Ibrahim, pada rakaat pertama setelah membaca surat Al Fatihah, membaca surat Al Kaafirun dan pada raka’at kedua setelah membaca Al Fatihah, membaca surat Al Ikhlas.

Artikel Ini ditulis oleh Rahmat Kurnia Najich. Mahasiswa Fakultas Dakwah, Program Studi Manajemen Dakwah, Universitas Islam Sunan Kalijaga Yogyakarta.

211 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini