TERUSLAH BELAJAR… MENITI JALAN PULANG

TERUSLAH BELAJAR… MENITI JALAN PULANG

Sobat Rihaal – pasti diantara sobat sudah ada yang mengetahui sosok beliau yang satu ini. Ialah Ust. Kris Abdurrahman. Salah satu muthawif dari Rihaal yang menetap di Mekkah, Arab Saudi. Meskipun menetap di Mekkah, Ust. Kris ini masih berkebangsaan Indonesia loh. Nah bagi sobat yang ingin mengetahui profil beliau, Ust. Kris ini lahir di Surakarta, pada 25 Desember 1980 dan sudah memiliki istri dan 1 orang anak.

Ust. Kris ini adalah salah satu Muthawif favorit yang ada di Rihaal. Beliau ini mempunyai cara yang menarik dan mudah dimenegerti oleh para jamaah. Pengetahuan beliau tentang sejarah Islam dan bangunan peninggalan Islam yang ada di Mekkah Madinah, sudah tidak perlu diragukan lagi.

Terus Belajar

Profil Ust. Kris

Kali ini saya akan memberikan salah satu kutipan yang diberikan oleh Ust. Kris mengenai belajar. Beliau menuturkan, “Berbahagialah bagi kita yang mendapatkan bimbingan. Baik secara keras ataupun lembut, saling mengingatkan dan membimbing tentang perjalanan hidup dan kehidupan.

Hidup sendiri adalah proses, proses dalam menjalankan kehidupan. Bicara hidup, tentunya akan berkaitan dengan mati. Hidup dan mati berada dalam proses perjalanan. Perjalanan hidup menjemput kematian.

Jalan kehidupan sering tidak menentu, kadang naik, saat-saat tertentu melewati turunan. Semua peristiwa dalam perjalanan membawa pesan bahwa sejauh apapun kita berjalan pada akhirnya kita akan kembali,… betul… kita akan kembali pulang. Dan berbahagialah bagi kita yang saat ini sudah MENEMUKAN JALAN untuk PULANG.

Hidup itu penuh misteri dan setiap misteri ada rahasia didalamnya. Mengenai rahasia hidup, kita bisa belajar pada kisah Nabi Musa as dan Nabi Khidir. Sebuah kisah yang termaktub langsung dalam Al-Qur’an, Surah Al-Kahfi ayat 66-82, sehingga kita dapat memahami hakikat dari kisah tersebut.

Laut Merah

Terdapat banyak pendapat tentang tempat pertemuan Nabi Musa dengan Nabi Khidir a.s. Ada yang mengatakan bahwa tempat tersebut adalah pertemuan Laut Romawi dengan Parsi, yaitu tempat bertemunya Laut Merah dengan Samudra Hindia. Pendapat yang lain mengatakan bahwa lautan tersebut terletak di tempat pertemuan antara Laut Romawi dengan Lautan Atlantik. Di samping itu, ada juga yang mengatakan bahwa lautan tersebut terletak di sebuah tempat yang bernama Ras Muhammad yaitu antara Teluk Suez dengan Teluk Aqabah di Laut Merah.

Dan hari ini setelah lama tidak datang kesini (tepi laut merah), kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir seolah2 menggugah hati untuk segera berjumpa dengan teman2 seperjuangan. Segera, Insya Alloh.

Mari Terus Belajar….

Belajar Untuk Menjadi Lebih Baik…

#SelfReminder
#UmrohTarbiyah
#TarbiyahMadalHayah

6 total views, 1 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini