Simak Kisah Ibu ini yang Menggambarkan Betapa Allah Sangat Menyayanginya

Simak Kisah Ibu ini yang Menggambarkan Betapa Allah Sangat Menyayanginya

Jika ditanya, alasan apa sih yang mendasari seseorang pergi ber umroh/haji?

Pasti kita akan mendapat banyak bermacam-macam jawaban.

Tetapi sebetulnya, alasan terbesar mereka adalah karena mereka ingin lebih mendekatkan diri kepada sang Maha Pencipta.

Sabtu kemarin, 13 Januari 2018 saat acara “One Day Training” saya berkesempatan untuk mengulik cerita dari seorang jamaah Rihaal yang akan melakukan trip umroh untuk tanggal 20 Januari.

Ibu Eni (bukan nama sebenarnya) adalah seorang trainer dan juga penulis buku. Saya melihat beliau adalah sosok ibu yang mempunyai kebesaran hati yang luar biasa, friendly, dan sangat sayang dengan keluarganya.

Saat ditanya alasan dari ibu Eni ingin pergi umroh, beliau menjawab “ wah, saya tidak tahu pastinya. Hanya saja saya merasa hati saya tergerak untuk pergi umroh dan ternyata semua persiapan serasa dimudahkan” ungkapnya..

Ibu Eni sengaja pergi berumroh  hanya bersama anak semata wayangnya, Rendi. Meskipun Rendi tidak seperti anak-anak pada umumnya, namun bagi ibu Eni, Rendi merupakan anak yang istimewa. Keinginan untuk melakukan sebuah goal trip, dan sebelum melepas anaknya yang akan berkuliah di Malaysia, juga menjadi alasan ibu Eni mengajak sang anak pergi berumroh.

Rasanya, tidak ada tempat terbaik untuk berpulang kecuali ke pangkuan keluarga. Mereka yang akan pertama kali ikut menderita saat ada anggota keluarganya yang sakit. Mereka juga yang berdiri paling depan untuk membela saat ada anggota keluarganya yang diganggu.

Bahkan, mereka akan tetap menerima dan mendukung, ketika lingkungan luar tak menerima seseorang hanya karena ia berbeda.

Begitulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan hubungan ibu Eni dan anaknya.

Ada cerita menarik dan sekaligus membuka jalan pikiran saya.

Ketika, ibu Eni memutuskan untuk mensekolahkan Rendi di sekolah anak-anak pada umumnya, sebetulnya terbesit rasa kekhawatiran yang amat sangat. Beliau takut jika anaknya akan dijauhi atau bahkan di bully.

Dan benar, banyak penolakan yang diterima oleh Rendi dari teman sebayanya. Bahkan guru di sekolahnya pun tidak mampu berbuat banyak.

Inspiratif

Mengetahui hal itu, Bu Eni yang seorang trainer sekaligus ibu dari Rendi akhirnya membuat sebuah tindakan. Beliau mengadakan sebuah training bagi anak-anak di sekolah tersebut. Acara berlangsung pada malam hari. Lebih kepada renungan. Bu Eni menekankan kepada anak-anak untuk lebih melihat apa sebetulnya potensi yang ada pada diri mereka, dan mencoba untuk menghargai diri mereka sendiri. Karena ketika kita bisa menghargai diri kita sendiri, kita juga bisa menghargai orang lain.

Dan benar saja, sehari setelah acara tersebut berakhir, Ando kini tidak lagi mendapat penolakan dari teman-temannya. Mereka jauh lebih menyanyangi Rendi. Dan guru-guru pun melihat ada banyak perubahan yang terjadi pada anak didiknya.

Kita disini dapat melihat, apa yang dilakukan oleh ibu Eni adalah bentuk perjuangan seorang ibu untuk meindungi anaknya. Ibarat menyiram air dengan api, pasti lama-kelamaan api tersebut juga akan padam. Semua butuh proses, dan proses itu yang akan melatih kita untuk bersabar.

Dan tahukah sahabat? Jika ibu Eni ini juga merupakan relawan untuk penyandang “lupus” dari berbagai kota di Indonesia. Beliau dan para relawan yang lain membuat sebuah wadah bagi para penderita lupus agar mereka tidak merasa terkucilkan. Komunitas ini juga memberikan ambulans darurat kepada penderita lupus yang akan berobat. Terkadang, mereka juga melakukan penggalangan dana untuk penderita yang kurang mampu.

Begitu banyak cara Allah untuk mendekatkan umatnya ke arah yang lebih baik. Seperti yang kita tahu, jika cobaan yang terjadi merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.

Semoga kita, bisa mengambi hikmah dari sosok Ibu Eni. Dan bisa menjadi orang yang lebih mudah bersyukur disaat senang maupun saat sedih. Aamin..

Penutup

Selesai wawancara, tak lupa saya menanyakan kesan pesan dari ibu Eni tentang acara one day training hari ini. Beliau mengatakan jika acaranya sangat bagus dan materi yang disampaikan sangat bermanfaat, terutama bagi beliau yang merasa pengetahuan islam nya kurang. Ibu Eni juga bilang, jika Rihaal melakukan pelayanan yang sangat baik bagi jamaahnya, karena sebelumnya beliau meminta untuk “Private Manasik Umroh” bersama salah satu Tim Rihaal, dan beliau pun merasa sangat terbantu dengan adanya privat manasik tersebut.

Baca Juga : Dengan Umroh, Aku Tersadar Sejatinya Allah Dekat Sekali Dengan Kami

52 total views, 12 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini