Seperti Apa Perayaan Idul Fitri Di Tanah Suci?

Seperti Apa Perayaan Idul Fitri Di Tanah Suci?

Sobat Rihaal – Perayaan Idul Fitri di setiap daerah tentu berbeda-beda, termasuk tradisi yang ada di Tanah Suci. Idul Fitri dirayakan dengan meriah di negara yang memiliki dua kota suci, Makkah dan Madinah itu. Ada banyak kemeriahan penuh balutan Islami di sana. Seperti apa ya? Yuk simak info berikut.

Dilansir dari detik.com, tidak berbeda jauh seperti di Indonesia, menjelang malam idul fitri, masyarakat di Arab Saudi pun akan menghiasi rumah mereka, dan mempersiapkan masakan untuk hidangan pada hari raya.

Jika di Indonesia menu utama saat lebaran adalah ketupat dan daging sapi atau ayam. Sementara di rumah orang Arab, justru lebih banyak makanan manis seperti coklat. Makanan pertama yang disajikan adalah kopi arab dan kurma. Kemudian ada juga  kunafa, sejenis mie kering yang ditimpa dengan susu kental.

Akan tetapi, malam takbiran disana tidak seperti di Indonesia. Jika di Indonesia banyak masyarakat yang berlomba untuk menyerukan takbir keliling, tetapi justru di Arab Saudi, suasananya terasa sepi dan tidak ada takbir. Takbir baru dikumandangkan pada tanggal 1 Syawal ketika akan Salat Ied.

Kebersamaan dalam Balutan Islami

Setelah selesai Shalat, masyarakat disana akan saling bermaafan kemudian memberikan hadiah kepada anak-anak yang hadir. Orang-orang akan turun ke jalan dan menunjukkan kemurahan hati mereka. Bagi pria Arab biasanya akan pergi membeli beras dan bahan pokok lain dalam jumlah besar, lalu menaruhnya di depan pintu orang-orang dhuafa secara acak.

Namun agak berbeda dengan di Indonesia, biasanya setelah berjumpa di masjid, masyarakat disana akan kembali ke rumah masing-masing. Kemudian aktivitas di lakukan pada malam hari, itu pun hanya mengunjungi keluarga terdekat.

Akan tetapi hal terpenting bukan pada tradisi perayaannya, tetapi pada bagaimana kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi seusai hari nan fitri tersebut. Maka marilah hikmah kebersamaan dan persatuan yang menjadi salah satu ruh ibadah Ramadhan dan esensi idul fitri ini kita jaga, pertahankan dan tingkatkan terus, sehingga benar-benar menjadi karakter tetap diri kita sebagai kaum mukminin yang senantiasa bersaudara secara harmonis.

24 total views, 1 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini