Runtuhnya Pasukan Ottoman Yang Ditakuti Dunia

Runtuhnya Pasukan Ottoman Yang Ditakuti Dunia

Sudahkah sahabat mengetahui jika Turki tidak hanya terkenal dengan keindahan bangunannya saja? ternyata dibalik bangunan-bangunan bersejarah yang ada disana juga terselip kisah sebuah tragedi perang pasukan Ottoman yang menggemparkan dunia.

Serangan Awal Pasukan Ottoman

Pada tanggal 29 Mei 1453, Konstantinopel, ibu kota dari Kekaisaran Byzantium yang agung jatuh ke tangan tentara Ottoman Turki. Dipimpin oleh Sultan Mehmed II yang pada saat itu berusia 21 tahun, ia beserta pasukannya memporak-porandakan kota, dan merampas apapun yang mereka temukan.

Pertempuran ini terjadi selama hampir tiga dekade dan berlanjut menyerang kota Otranto di sebelah selatan Italia. Sekitar 800 penduduk yang menolak memeluk islam ikut di eksekusi.

Kekejaman tentara Ottoman membuat masyarakat di negara Eropa yang ketakutan, menyebut mereka (tentara Ottoman) adalah sebuah “bahaya Turki” atau Turkengefahr.

Sikap dan cara pandang yang paranoid ini bertahan dalam waktu yang lama. Di abad ke 16 dan ke 17, dunia masih merupakan tempat yang terpecah-pecah, terbagi antara Barat Kristen dan musuh Islam mereka di Timur.

Kisah terkenal mengenai kehebatan pasukan Ottoman ini adalah ketika Byzantine kalah total saat Konstantinopel ditaklukan oleh Turki Utsmani yang dipimpin oleh Sultan Mahmud Al-Fatih, beliau anak dari Sultan Murad II. Saat itu Janissaries adalah pasukan yang berperan penting dalam pertempuran tersebut. Janissaries sendiri dibagi menjadi dua kesatuan, yaitu : infantry dan kavaleri.

Struktur Pasukan Ottoman seperti berikut:

 

 

 

 

 

 

 

 

Ada yang menarik dari perlengkapan perang yang digunakan oleh tentara Ottoman. Salah satunya adalah helm. Helm difungsikan untuk melindungi wajah, pelipis, dan leher dari serangan pedang, tombak, panah ataupun senjata api.

Helm yang digunakan adalah era klasik berupa helm perunggu peninggalan bangsa Sumeria. Helm tersebut diduga berasal dari millennium ke-3 SM. Helm-helm militer klasik kebanyakan memiliki ambin yang biasanya terbuat dari perunggu atau besi dan didekorasi dengan motif-motif tertentu, seperti figure dewa. Umumnya helm tersebut berbentuk kerucut. Oleh karena itu, selain sebagai pelindung, helm militer pada masa klasik juga menjadi benda seni.

Runtuhnya Kejayaan Pasukan Ottoman

Tanggal 1 November 1922 atau beberapa bulan sebelum dicapainya Traktar Lausanne, parlemen nasionalis Turki di Ankara mengumumkan pembubaran Kesultanan Ottoman sambil menyatakan jika mereka adalah pemerintah berdaulat Ottoman / Turki. Keluarnya pengumuman tersebut sekaligus menjadi akhir dari riwayat Kesultanan merangkap Kekhalifahan Ottoman yang sudah berdiri selama beberapa abad. Sebagai respon atas keluarnya keputusan tersebut, pada tanggal 17 November Sultan Mehmed VI menumpang kapal perangTurki hingga akhir hayatnya.

Tanggal 29 Oktober 1923, parlemen nasionalis Turki mendeklarasikan berdirinya “Republik Turki” (Turkiye Cumhuriyeti) sebagai Negara penerus resmi Kesultanan Ottoman. Pendirian republik juga diikuti dengan reformasi di banyak bidang. Diantaranya :

  • Turki ditetapkan sebagai negara dengan konstitusi & sistem hukum sekuler.
  • Bahasa dan aksara Turki ditetapkan sebagai bahasa resmi Negara menggantikan aksara Arab.
  • Mustafa Kemal ditetapkan sebagai bapak bangsa dengan gelar “Ataturk”.
  • Penduduk Turki dianjurkan untuk mengenakan pakaian yang mirip dengan model pakaian masyarakat Barat
  • Adzan di masjid-masjid setempat. Diwajibkan untuk memakai bahasa Turki

Dan berakhirlah kejayaan pasukan Ottoman yang ditakuti oleh bangsa Eropa. Sebagaian orang juga mengatakan jika penyebab runtuhnya pasukan Ottoman disebabkan oleh Muteferrika.

Muteferrika adalah orang pertama yang mendatangkan mesin cetak ke Turki. Namun, bukan menjadikan dirinya pahlawan, malah justru membuat mesin cetak yang dibawanya membuat sultan-sultan Ottoman curiga jika mesin cetak Muteferrika bisa digunakan untuk mengorbankan revolusi, seperti yang (memang) terjadi di Eropa dengan munculnya gerakan Reformasi.

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Chat di WhatsApp