Relikui Suci Di Tanah Turki Utsmani

Relikui Suci Di Tanah Turki Utsmani

Turki, tak hanya dikenal dengan keindahan bangunan masjid-masjidnya seperti Blue Mosque dan Hagia Sophia. Tak hanya dikenal dengan sejarah Turki Utsmani dan kejayaannya. Tak hanya dikenal dengan keindahan kota dan tulipnya. Karena ada hal tak boleh terlupa, adalah keindahan dari Istana-istananya.

Terdapat beberapa istana yang ada di negeri Turki Utsmani ini, di antaranya adalah Istana Topkapi, Istana Dolmabahce, Istana Beylerbey, dan Istana Yilzid. Dari ke empat istana yang disebutkan, Istana Topkapi  lah yang menarik wisatawan untuk berkunjung dan menyaksikan keindahaannya.

Ada yang menarik dari istana Topkapi yang kini telah beralih fungsi sebagai museum ini. Pada Museum Topkapi, koleksi yang tersimpan di dalamnya tidak hanya benda peninggalan sejarah dari kejayaan Turki Utsmani, melainkan terdapat pula relikui (benda peninggalan orang suci yang dianggap berharga) dari Rasulullah Saw, Para sahabatnya serta para nabi-nabi. Inilah yang kemudian menjadi daya tarik dari Istana ini. Khususnya bagi wisatawan Muslim yang ingin melihat benda-benda peninggalan dari Rasulullah dan sahabatnya.

Maka sangat disayangkan bagi siapapun yang berkunjung ke negeri tulip ini, jika melewatkan kunjungannya ke Istana Topkapi. Dan insyallah pada April 2017, Rihaal akan berkunjung ke Turki dengan maksud menapaki peradaban Turki Utsmani. Dan Istana Topkapi inilah yang menjadi salah satu tujuan kami di Turki nanti.

Nama Topkapi, merupakan nama yang berasal dari bahasa Turki, yang memiliki arti gerbang meriam. Letak  dari Istana Topkapi persis di tepi pantai pada titik pertemuan antara Selat Bosphorus, Golden Horn, dan Laut Marmara. Berdiri di atas lahan seluas 700 ribu meter persegi dan dikelilingi oleh tembok sepanjang  5 kilometer. Istana ini mulai dibangun pada tahun 1453 atas titah Sultan Muhammad II, dengan tujuan sebagai pusat pemerintahkan Kesultanan Turki Utsmani.

Sejak pertama kali bangunan ini didirikan pada tahun 1453, Istana  Topkapi banyak mengalami berbagai renovasi dan perubahan sampai tahun 1850. Tercatat dalam sejarah, Istana ini mengalami setidaknya dua kali renovasi . yang pertama, renovasi dilakukan setelah terjadinya gempa bumi pada tahun 1509 dan yang kedua setelah terjadi kebakaran pada tahun 1665.

Pada bidang arsitektur, Istana Topkapi dapat  disebut sebagai karya terbesar dari kesultanan Turki Utsmani.  Pembangunannya melibatkan banyak ahli arsitektur pada zamannya. Sedikitnya ada lima orang yang terlibat langsung, mereka adalah Sultan Muhammad II, Alaudin, Davud Aga, Mimar Sinan, dan Sarkis Balyan. Dari kelima tangan arsitektur inilah lahir karya bangunan terbaik sepanjang sejarah Turki.

Pada bagian dalam Istana, banyak dipenuhi pilar-pilar dengan desain Yunani, jam-jam besar, lukisan ayat-ayat al-Quran, lukisan-lukisan Perancis, cermin Belgia, dan lain sebagainyayang memperindah interior bangunan Istana. Dan berdasarkan struktur bangunan, bangunan Istana Topkapi terbagi atas empat bagian besar yang dipisahkan oleh tiga gerbang utama. Pada bagian pertama dari Istana, terdapat gereja yang dibangun orang-orang Romawi. Namun demikian, kini sudah dialih fungsikan sebagai gedung teater. Karena selain difungsikan sebagai museum, istana ini juga berfungsi sebagai gedung pertunjukan. Biasanya gedung ini dimanfaatkan untuk pertunjukan opera yang diselenggarakan di setiap musim panas selama berlangsungnya Festival International Istanbul.

Pada bagian kedua Istana, terdapat bangunan-bangunan pelengkap lainnya. Seperti Hareem Section, Paviliun, dapur, ruang pertemuan, dan barak militer. Hareem Section merupakan bangunan yang berbentuk apartemen. Pada bangunan inilah istri-istri dan Ibu dari para Sultan Turki Utsmani tinggal. Dan di bangunan ini pula, Para Istri dan Ibu melakukan aktivitas kesehariannya, seperti, menari, menyanyi, menyulam, bermain musik, dan lain-lainya. Itulah kenapa Hareem Section dibuat indah dan luas. Dengan tujuan agar para istri dan ibu dapat melakukan berbagai macam aktivitasnya, tanpa ada orang lain yang melihatnya.

Pada bagian ketiga dari Istana Topkapi, terdapat sekolah untuk murid-murid yang berumur 10 tahun. Seluruh murid yang bersekolah di tempat ini, dipilih langsung oleh Sultan dari berbagai pelosok wilayah Turki Utsmani. Adapun untuk bagian keempat dari Istana, merupakan tempat tinggal dari para Sultan yang pernah tinggal di Istana ini. Sejarah mencatat, sebelum Istana ini beralih fungsi sebagai Museum pada 3 April 1924, terdapat 24 Sultan Turki Utsmani pernah tinggal di istana ini.

Dari keempat bagian Istana Topkapi ini, kini telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya dunia sejak 1985. Dan pengelolaannya berada di bawah Departemen Budaya dan Pariwisata Turki.

Museum Topkapi, menyimpan banyak benda peninggalan sejarah Turki Utsmani. Namun yang menarik pada isi dari istana ini adalah benda-benda peninggalan Rasulullah Saw, seperti yang telah disinggung sebelumnya. Terdapat beberapa peninggalan Rasulullah Saw yang dapat disaksikan pada Museum ini, di antaranya; tempat celak milik Rasulullah Saw, jejak kaki, pedang, jubah, tongkat, janggut, bendera, pena, gigi (yang tanggal pada perang Uhud), sajadah, tasbih kayu, bakiak atau terompah, busur, panah, sorban, sabuk hingga rambut Rasulullah Saw. Selain itu, terdapat pula peninggalan para sahabat Nabi Muhammad seperti pedang-pedang dari para sahabat Rasulullah Saw. Dan yang tidak kalah menarik adalah manuskrip al-Quran yang pertama yang belum disatukan menjadi satu mushaf seperti sekarang. Dan terdapat pula benda-benda peninggalan nabi-nabi seperti mangkuk Nabi Ibrahim, tongkat Nabi Musa, pedang Nabi Daud, dan sorban Nabi Yusuf. Benda-benda inilah yang paling menarik minat masyarakat, khususnya masyarakat muslim untuk mengunjungi Museum Topkapi ini.

Seluruh kumpulan relikui ini, ditempatkan pada ruangan yang terpisah dari bangunan utama Istana Topkapi dan berada di ruangan khusus yang disebut Paviliun Relikui Suci. Dan yang lebih menarik lagi, pada Paviliun Relikui Suci ini kita dapat mendengarkan alunan ayat Suci Al-Quran, yang dibacakan oleh 24 orang Hafidz secara bergantian selama 24 jam. Dan lantunan ini sudah berlangsung sejak tahun 1517 tanpa jeda.

Jadi, bagi siapa saja yang akan berkunjung ke paviliun suci ini, kita tak hanya dibawa kemasa hidup Rasulullah dan para sahabatnya. Namun, juga dibawa kepada tingkat spiritual yang sangat mencerahkan dan menenangkan batin.   Subhanallah.

Demikian, sejarah singkat dari Istana Topkapi. Semoga selepas ini, kita dapat lebih mengagungkan pencipta dari makhluk-makhluk agung, Sang Maha Agung Allah SWT. Amiiin.

Rihaal Umroh

www.sekolahumroh.com

460 total views, 16 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini