Akulah Taman Syurga-MU

Akulah Taman Syurga-MU

Raudhah merupakan salah satu tempat yang sangat dimuliakan di Bumi yang Allah sayangi. Suatu tempat yang berada di Masjid Nabawi ini, menjadi tempat ibadah Rasulullah Saw. dan para sahabatnya. Bahkan di tempat ini pula, Rasulullah Saw. pernah mendapatkan wahyu dari Allah SWT.

Nama Raudhah berasal dari bahasa Arab yang berarti Taman Syurga sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari.

ما بين بيتي و منبري روضة من رياض الجنة  و منبري علي حوضي

Artinya: “ di antara rumahku dan mimbarku adalah satu taman dari pada taman-taman surga. Dan mimbarku terletak di atas kolamku”.

Posisi Raudhah berada di antara rumah Rasulullah Saw. Dan rumah Sayyidah Aisyah ra. Panjangnya mencapai 26 m jika diukur dari mimbar timur kemimbar bagian barat. Namun lebar Raudhah saat ini tidak selebar sebelumnya karena telah disekat dengan pagar makam. Raudhah  yang ada pada saat ini sebagian besar adalah ruangan di sebelah timur, termasuk pagar hujurat yang jika dibuka, dapat memuat banyak jamaah. Karena keterbatasan muatan untuk menampung  Jemaah, ada Asykar Syariah yang akan mengatur sirkulasi Jemaah di Raudhah. Bagi mereka yang telah melaksanakan sholat sunnah dan berdoa akan segera ditegur untuk diminta segera keluar untuk bergantian dengan jamaah lainnya.

Ada beberapa waktu yang paling memungkinkan untuk masuk ke Raudhah adalah ketika dibukanya pintu Raudhah yaitu pukul 2.30, atau pada saat giliran jamaah wanita telah selesai yaitu pukul 10.00. Biasanya jamaah wanita diberikan waktu untuk memasuki area Raudhah sekitar pukul 08.00 – 10.00. Namun batasan waktu ini bisa saja berubah di lain waktu. Sehingga survey tempat sehari sebelumnya juga diperlukan.

Untuk memasuki area ini, tentunya harus disertai dengan penuh kesabaran. Karena banyaknya jumlah yang ingin melakukan sholat dan berdoa di tempat ini, menjadikan tempat ini penuh sesak dan memungkinkan terjadinya kejadian-kejadian yang tidak mengenakkan. Seperti berdesakkan, terdapat orang yang berdiri di depan kita saat kita melakukan sholat, sehingga kita tidak dapat rukuk dan sujud. Bahkan anggota tubuh kita mungkin saja terinjak atau tertendang.  Nah, cara yang paling aman untuk menghindarinya adalah masuk bersama teman, danbergantian untuk melakukan sholat. Sehingga, satu sama lain saling menjaga dan melindungi.

Ada pemandangan kontras yang dapat kita lihat saat kita memasuki area Masjid Nabawi. Perbedaan itu terletak pada Area Raudhah, di mana pada area ini dihiasi dengan permadani berwarna hijau. Sedangkan untuk permadani yang digunakan pada area lainnya di Masjid Nabawi, umumnya berwarna merah. Jadi jangan takut bagi kita yang baru pertama kali mengunjungi Masjid Nabawi. Karena area Raudhah sangat mudah untuk dikenali.

Sebagaimana telah disebutkan, bahwa Raudhah merupakan salah satu tempat yang dimuliakan oleh Allah SWT. Nah apa sih keistimewahannya? Sehingga banyak orang yang berbondong-bondong untuk mendatangi dan beribadah di tempat itu.

Sempat juga disinggung, bahwa tempat ini tak hanya sebuah taman syurga sebagaimana dijelaskan Rasulullah dalam sebuah hadits, melainkan juga merupakan tempat shalat yang selalu digunakan Rasulullah saat melaksanakan shalat, baik munfarid/sendiri maupun bersama para sahabatnya. Bagi seorang muslim yang sedang berziarah ke madinah, seyogyanya selalu melaksanakan shalat lima waktu di Masjid Nabawi danberi’tikaf setiap kali memasuki masjid. Dan jangan lupa untuk perbanyak berdoa di Raudhah. menurut pendapat al-Imam ar-Rabbani Yahya binSyarf al-Nawawi dalam kitabnya yaitu Kitab al Idhah fi Manasik al-Hajj menjelaskan tentang Raudhah yang diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Muslim. Imam al-Khathabi berkata, “Maksud hadits tersebut adalah bahwa orang yang selalu istiqomah melaksanakan ibadah di depan mimbarku, maka kelak di hari kiamat, ia akan minum air dari telagaku.

Ada lima tiang yang dimiliki Raudhah, tiang penyanggah ini mempunyai nama yang berbeda-beda sebagai berikut:

Tiang Siti Aisyah, Tiang ini disebut Usthuwanah Aisyah terletak ditengah Raudhah, tiang ketiga dari mimbar dan dinding makam Rasulullah Saw.

Tiang Taubah, disebut juga dengan Usthuwanah Attaubah. Tiang ini terletak di antara tiang Aisyah dan tiang As-Sarir (dinding makam Rasulullah Saw.)

Tiang As-Sarir, atau disebut Usthuwanah As-Sarir. Kata As-Sarir artinya tempat tidur. Tiang ini terletak di sebelah timur tiang at-Taubah, menempel dengan dinding makam Rasulullah Saw.

Tiang Al-Haras, atau disebut juga Usthuwanah al-Haras. Tiang ini terletak menempel pada dinding makam Rasulullah Saw sebelah utara dari tiang as-Sarir. Tiang ini mempunyai sejarah di mana para sahabat mengawal Rasul dan menjadikan tempat itu sebagai pos keamanan untuk menjaga keselamatan dan keamanan Rasulullah Saw. hingga datang jaminan keamanan dari Allah untuk Rasulullah Saw.

Tiang al-Wurud,  tiang ini terletak paling utara dari tiang as-Sarir dan tiang al-Haras. Tempat ini adalah tempat Rasulullah menerima tamu pentingnya, baik petinggi-petinggi Arab maupun orang-orang mulia dan terkemuka dari para sahabat.

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Chat di WhatsApp