Pesona Arsitektur Masjid Amru Bin Ash, Masjid Pertama di Mesir

Pesona Arsitektur Masjid Amru Bin Ash, Masjid Pertama di Mesir
pict : kisahmuslim.com

Sobat Rihaal – Memasuki hari kedua di Kairo, Mesir, kali ini Trip Umroh plus Mesir akan mengunjungi Masjid Amru Bin Ash. Masjid ini seringkali disebut sebagai “Taj Al-Jawami” atau ‘Mahkotanya Masjid’. Masjid yang dibangun pada tanggal 21 Hijriyah atau sekitar tahun 642 Masehi ini merupakan masjid pertama di Mesir dan juga Benua Afrika. Masjid Amru Bin Ash ini terletak di wilayah Fusthath dibagian kota tua Kairo.

Mengenal Sosok Amru Bin Ash

Amru bin Ash merupakan sahabat Baginda Rasulullah SAW. Beliau mengemban amanat sebagai jenderal perang semasa pemerintahan Khalifah Umar Bin Khattab. Amru bin Ash dikenal sebagai orang yang cerdik, penunggang kuda yang mahir, negosiator ulung, dan juga seorang penyair.

Perang yang dipimpin oleh Umar Bin Ash bersama 4000 pasukannya melawan 50.000 pasukan Romawi ini akhirnya dimenangkan oleh pasukan Amru Bin Ash. Beliau berhasil memenangkan wilayah Mesir. Sehingga pada tanggal 1 Muharram 20 H atau 08 November 641 M, Amru Bin Ash memproklamirkan kota Fustath sebagai Ibukota wilayah Islam di Mesir, sekaligus beliau diangkat menjadi gubernur di wilayah tersebut.

Pembangunan Masjid Amru Bin Ash

Setelah menjabat sebagai gubernur, Amru Bin Ash kemudian berinisiatif untuk membangun sebuah Masjid yang sekarang dinamakan “Masjid Umar Bin Ash”. Masjid ini berukuran 29 x 17 meter. Dindingnya terbuat dari batu bata dengan tiang yang terbuat dari batang pohon kurma. Sedangkan atapnya juga terbuat dari daun kurma kering.  Sampai saat ini, Masjid Amru Bin Ash sudah mengalami banyak pemugaran.

  • Tahun 673 M oleh Gubernur Maslama Ibn Mukhallad Al-ansari: diperluas dan ditambah dengan 4 menara di sudut masjid
  • Tahun 827 M oleh Gubernur Abdullah Ibn Tahir: merenovasi interior masjid dengan arcade (lorong yang terbentuk dari barisan kolom dengan lengkungan diatasnya)
  • Tahun 1796 M oleh Sultan Murad Bay membongkar total masjid karena bekas kebakaran yang terjadi pada tahun 1169.
  • Tahun 1980 oleh Sultan Murad: masjid direnovasi pada bagian pintu masuk

Baca juga: 8 TEMPAT TERBAIK DI KAIRO. APA SAJA ITU?

Masjid Amru Bin Ash Sekarang

Masjid Amr bin Ash hingga kini masih rutin digunakan untuk ibadah shalat berjamaah. Biasanya pada setiap malam 27 bulan Ramadhan, yang dipercaya sebagai malam Lailatul Qadar membuat masjid ini penuh dengan jamaah. Bahkan hingga 1 kilometer di luar area masjid.

Tidak hanya memiliki cerita bersejarah, masjid ini juga memiliki interior yang menarik berbagai pihak. Salah satu contoh adalah di pelataran masjid, pernah dijadikan sebagai lokasi film “Ketika Cinta Bertasbih” yang diangkat dari novel karya habiburahman El-Shirazy. Berikut ditampilkan interior masjid Amru bin Ash:

 

pelataran masjid

 

 

 

 

 

 

 

interior dalam masjid

 

 

 

 

 

 

 

 

sisi barat masjid

 

 

 

 

 

 

 

 

halaman luar masjid

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Chat di WhatsApp