Perhatikan 4 Hal Ini Jika Akan Berlibur Ke Mesir

Perhatikan 4 Hal Ini Jika Akan Berlibur Ke Mesir
photo by google

Sobat Rihaal – Liburan ke Mesir? Uuuh siapa yang tidak mau.. Kali ini mimin masih akan membahas tentang mesir. Nah, untuk para sobat Rihaal yang ingin traveling ke Mesir ada baiknya mempersiapkan segala sesuatunya. Termasuk 4 hal yang akan mimin bagikan. Mau tahu? Yuk check it out.

Iklim

Mesir merupakan salah satu negara yang mempunyai 3 musim yaitu  musim dingin, musim semi dan musim panas. Curah hujan disana hanya 4 kali dalam setahun. Ini yang mengakibatkan kelembapan udara nyaris tidak ada alias kering. Berikut penjelasan mengenai 3 musim tersebut:

 

 

 

  • Musim Panas di Mesir terjadi pada bulan Juni – September, suhu udara saat musim panas mencapai sekitar 45 derajat celcius. Dan di gurun bisa mencapai diatas 50 derajat celcius. Waah bisa dibayangin kan bagaimana panasnya sobat??
    Saat musim panas, suhu udara tidak pernah dibawah 30 derajat, jika malam angina yang berhembus juga terasa panas.
  • Musim Dingin di Mesir terjadi pada bulan Oktober – Februari. Suhu udara pada musim dingin sekitar 7 – 18 derajat celcius. Dan hampir tidak pernah mencapai minus seperti di negara Eropa.
  • Musim Semi di Mesir terjadi pada bulan Maret – Mei. Suhu udara sekitar 20 – 30 derajat celcius. Musim ini merupakan musim yang tepat untuk berlibur kesana. Alasannya tentu karena pada musim ini udaranya terasa lebih sejuk.

Makanan

Jika sobat Rihaal merupakan orang yang pilih-pilih terhadap makanan, dan hanya suka dengan makanan khas Indonesia. Sobat tidak perlu khawatir. Dilansir dari Ellys’ Note, di mesir terutama di Kairo kita bisa menemukan banyak warung-warung Indonesia. Ada soto kudus, soto betawi, masakan ala warung Padang, bakso, mie ayam, dan kuliner Indonesia lainnya.

Warung-warung itu berlokasi di kawasan distrik 10 (Hay asyir). Di kawasan inilah orang-orang Indonesia terutama mahasiswa banyak bermukim. Jika ingin dekat dengan tempat ini, hotel atau wisata yang dikelola oleh kelompok kekeluargaan mahasiswa juga ada dengan harga sewa yang relatif murah.

Akan tetapi tidak ada salahnya juga sobat mencoba Tho’miyah dengan roti Isyh. Makanan khas Mesir tersebut memiliki kalori yang tinggi yang cukup membuat kenyang perut. Harga nya pun murah. Hanya sekitar 3 LE (Rp 4.500) saja. Atau jika menginginkan nasi, sobat bisa mencoba Nasi Mandi, makanan khas Yaman dengan ayam atau daging kambing.

Atau jika sobat yang terbiasa dengan makanan mie instant, di baqala atau warung dan supermarket juga sudah tersedia. Ada mie kuah, goring, bahkan pop mie. Harganya kurang lebih sama dengan di Indonesia yaitu 1,5 LE (Rp 2.250).

Baca juga: Menakjubkan ! Inilah Sejarah Peradaban Mesir Kuno

Transportasi

Bagi sobat yang ingin berjalan-jalan disekitar Mesir, dan bingung menggunakan apa. Tidak perlu khawatir karena di Mesir juga terdapat alat transportasi, terutama di Kairo. Ya, meskipun transportasi disana tidak lebih baik dari transporatasi yang ada di Indonesia. Lalu apa saja mode transportasi disana.

 

 

  • Taxi, tarif taxi di Mesir tidak terlalu mahal walaupun terkadang ada supir taxi nakal yang memainkan argonya. Angka kejahatan dengan taxi cukup marak setelah revolusi awal tahun 2011 lalu. Jadi sobat harus selektif memilih taxi agar terhindar dari kejahatan. Tidak ada tips khusus, tetapi usahakan agar menggunakan taxi yang berwarna putih.
  • Metro, merupakan moda transportasi paling popular bagi masyarakat Kairo. Bentuknya mirip seperti KRL di Jakarta dan harga tiketnya 1 LE (Rp 1800). Ketepatan waktunya cukup bisa diandalkan. Namun, disarankan untuk tidak bepergian sendiri menggunakan Metro. Alasannya karena sistem yang belum terintegrasi dengan baik sehingga wisatawan yang baru berkunjung bisa saja tersesat.
  • Bus, juga terdapat di Kairo. Akan tetapi rute nya pun membingungkan dan untuk para wisatawan perlu didampingi jika akan bepergian dengan menggunakan moda transporatsi ini.
  • Rent Car, termasuk moda transportasi paling aman dibanding mode transportasi lainnya. Jika menyewa di kawasan Hay Asyir, sobat bisa menggunakan mobil dari tempat rental milik orang Indonesia dan juga terdapat guide yang berasal dari mahasiswa Indonesia. Untuk biaya sewa per harinya yaitu 300 LE (Rp540.000).

Perbedaan Waktu

 

Hal terakhir yang perlu sobat perhatikan adalah perbedaan waktu. Ini juga akan menimbulkan masalah jika kita tidak tahu. Alasannya karena perbedaan waktu di Mesir dan Indonesia sekitar 5 jam. Jika sobat tidak memiliki waktu yang lama untuk berlibur di Mesir, maka diusahakan untuk beristirahat dan tidur cukup di dalam pesawat. Penerbangan Indonesia – Mesir kurang lebih 11 jam. Jangan sampai jetlag menganggu keindahan liburan sobat Rihaa semua.

Nah itu dia 4 hal penting yang perlu sobat Rihaal semua perhatikan. Semoga bermanfaat dan bisa membuat rencana liburan sobat menjadi lebih terencana.

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Chat di WhatsApp