Menakjubkan, Inilah Sejarah Peradaban Mesir Kuno

Menakjubkan, Inilah Sejarah Peradaban Mesir Kuno
photo by google

Sobat Rihaal – Rasanya sudah lama sekali mimin tidak memberikan informasi dan update artikel destinasi wisata nih. Sebagai permulaan enaknya bahas apa yaa? Bagaimana jika kita membahas seputar Mesir?? Yuhu siapa yang mau pergi umroh plus Tour ke Mesir??

Berhubung bulan Maret ini ada trip khusus Umroh Plus Mesir, maka kali ini mimin akan membahas all about Mesir. Kita awali dengan Sejarah Peradaban Mesir . Yuk check it out!

Sejarah Peradaban Mesir Kuno

Peradaban Mesir Kuno merupakan sebuah perkembangan kehidupan bangsa mesir yang dahulu menempati sebuah daratan yang sekarang dikenal dengan Mesir sekarang ini namun masih melakukan tradisi kuno. Peradaban Mesir Kuno tumbuh dan berkembang di sepanjang aliran Lembah Sungai Nil. Bangsa Mesir kuno bertumpu pada pertanian basah yang bergantung pada air dari sungai  Nil untuk kesuburan tanah pertanian mereka.

Sejak 5000 tahun SM desa-desa pertanian di sepanjang Lembah Sungai Nil membentuk kota-kota yang berkembang menjadi sebuah kerajaan. Sekitar tahun 3300 SM terdapat dua kerajaan di Mesir Kuni yang terletak di hulu dan hilir sungai Nil, keduanya adalah Mesir Hulu dan Mesir Hilir.

  • Mesir Hulu terletak jauh di selatan Delta Sungai Nil, sedangkan
  • Mesir Hilir terletak dekat Delta Sungai Nil

Sekitar 3100 SM kedua kerajaan itu dipersatukan oleh Firaun Menes. Persatuan itu menandai mulainya peradaban Mesir Kuno yang menghasilkan sejumlah peninggalan yang menakjubkan dunia.

Sistem Kerajaan

Sistem pemerintahan peradaban Mesir Kuno adalah Monarkisme Absolute (menganut sistem kerajaan). Berarti kekuasaan tertinggi berada di tangan raja. Bila mau menyebut nama raja, rakyat Mesir Kuno menyebut istilah Per-O (artinya “Istana Agung”) sebagai ganti nama raja. Dari istilah itulah, diperoleh sebutan Pharao atau Firaun untuk raja Mesir Kuno.

  • Kerajaan Mesir Tua (3100-2134 SM)

Kerajaan Mesir Tua berlangsung sejak masa pemerintahan Firaun Menes sampai pemerintahan Firaun Pepi II

  • Kerajaan Mesir Pertengahan (2040-1640 SM)

Masa Kerajaan Mesir Pertengahan diawali oleh keberhasilan Firaun Mentuhotep II dari Thebe menaklukan raja Herakleopolis.

  • Kerajaan Mesir Baru (1552-1069 SM)

Kerajaan Mesir Baru diawali oleh keberhasilan pasukan Mesir dibawah pimpinan Ahmosis mengusir bangsa Hyksos. Masa ini merupakan masa paling gemilang dibandingkan dua masa sebelumnya. Mesir membangun armada menjadi amat kuat sehingga mampu memperluas wilayah ke Asia Barat.

Sistem Kepercayaan

Sistem kepercayaan Mesir Kuno adalah polytheisme. Artinya menyembah banyak dewa-dewi. Bangsa Mesir mengenal sekitar 2000 dewa-dewi. Ada dewa-dewi yang bersifat nasional, artinya disembah seluruh rakyat Mesir Kuno. Ada pula dewa-dewi yang bersifat local, artinya disembah rakyat Mesir dan kalangan tertentu dan di wilayah tertentu saja.

 

 

 

 

 

Tulisan

Pencapaian pertama dalam bidang IPTEK adalah tulisan. Masyarakat Mesir Kuno mengenal bentuk tulisan yang disebut Hieroglyph berbentuk gambar. Tulisan Hieroglyph ditemukan di dinding piramida, tugu obelisk, maupun daun papyrus. Huruf Hieroglyph terdiri atas gambar dan lambang berbentuk manusia, hewan dan benda-benda.

 

 

 

 

 

Seni Bangunan (Arsitektur)

Seni bangunan yang dihasilkan oleh Mesir Kuno yang sangat terkenal di dunia yaitu Piramid, Kuil, Patung, Relief, Sphink, Obelisk, dan Mumi.

  •  Piramida

Piramida adalah bangunan raksasa dari batu yang digunakan sebagai makam raha-raja beserta keluarga mereka. Piramida pertama dibangun oleh Imhotep untuk makam Firaun Sozer. Piramid itu terdapat di Sakkara. Pembangunan piramida didasari oleh penghargaan tinggi bangsa Mesir Kuno terhadap raja-raja mereka. Sebagai turunan dewa, pemimpin politik, sekaligus keagamaan raja harus diabadikan dalam suatu monument yang pantas dikenang sepanjang masa.

 

 

 

 

 

Baca juga : [Sultan Al Fatih] Kisah Masa Kecil Sang Penakluk Konstantinopel

  • Sphinx

Sphinx adalah bangunan raksasa dan batu berupa singa berkepala manusia (wajah raja Mesir). Sphinx merupakan perwujudan Dewa Re. biasanya sphinx dibangun di depan piramida sebagai penjaga. Hal itu sebagai lambang lindungan dewa matahari terhadap raja sphinx terbesar terdapat di Gaza.

 

 

 

 

 

  • Obelisk

Obelisk adalah bangunan batu berupa tugu. Pembangunan obelisk dimaksudkan untuk memuja Dewa Re. Bangunan yang dianggap suci itu juga berfungsi mencatat kejadian-kejadian penting. Itulah sebabnya pada dinding obelisk dijumpai tulisan hieroglyph.

 

 

 

 

 

  • Kuil

Kepercayaan Mesir Kuno yang bercorak polytheis tidak dilepaskan dari kuil. Oleh karena itu peradaban Mesir Kuno meninggalkan sejumlah kuil yang megah. Kuil itu dibangun untuk memuja dewa tertentu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : http://www.hariansejarah.id/2017/01/peradaban-mesir-kuno-sejarah-dan.html

20 total views, 16 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini