KEISTIMEWAHAN KOTA MAKKAH DAN MADINAH

KEISTIMEWAHAN KOTA MAKKAH DAN MADINAH

Terdapat beberapa Ayat al-Qur’an dan Hadits yang menjelaskan tentang keistimewahan kota Makkah dan Madinah. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Dua Kota Yang Tidak Akan Dimasuki Oleh Dajjal

Hal ini sebagaimana yang dinyatakan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari.

“ Tidak ada satu negri pun yang tidak dimasuki dajjal, kecuali Makkah dan Madinah. Dia tidak mendapati celah / jalan masuk, kecuali padanya ada malaikat yang berbaris menjaganya.”

  1. Amal Baik Dan Buruk Dilipatgandakan Di Dua Kota ini

Segala amal perbuatan yang dilakukan di kedua kota ini akan dilipatgandakan seperti yang difirmankan oleh Allah SWT dalam surat al- Hajj.

كُلَّمَآ أَرَادُوٓاْ أَن يَخۡرُجُواْ مِنۡهَا مِنۡ غَمٍّ أُعِيدُواْ فِيهَا وَذُوقُواْ عَذَابَ ٱلۡحَرِيقِ ٢٢

Artinya: ‘Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi manusia dari jalan Allah dan Masjidilharam yang telah Kami jadikan untuk semua manusia, baik yang bermukim di situ maupun di padang pasir dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zalim, niscaya akan Kami rasakan kepadanya sebahagian siksa yang pedih.” (Q.S. Al-Hajj[22]: 25).

Adapun kekhususan yang dimiliki kota Makkah adalah sebagai berikut:

  1. Kota Yang Disumpahi Allah SWT

Maksud sumpah di sini bukan lah sumpah yang berkonotasi buruk. Melainkan sumpah tersebut menjadi indikasi bahwa betapa besar dan Agungnya kota makkah. sebagaimana Allah menyumpahi waktu Dhuha. Hal ini Sebagaimana difirmankan oleh Allah SWT,

وَٱلتِّينِ وَٱلزَّيۡتُونِ ١  وَطُورِ سِينِينَ ٢  وَهَٰذَا ٱلۡبَلَدِ ٱلۡأَمِينِ ٣

Artinya: “demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun, dan demi bukit Sinai, dan demi kota (Mekah) ini yang aman.” (Q.S. at-Tin: 1-3)

  1. Menjadi Saksi Dimulainya Peristiwa Isra’ Mi’raj

Dikisahkan dalam surat al-Isra,

سُبۡحَٰنَ ٱلَّذِيٓ أَسۡرَىٰ بِعَبۡدِهِۦ لَيۡلٗا مِّنَ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِ إِلَى ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡأَقۡصَا ٱلَّذِي بَٰرَكۡنَا حَوۡلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنۡ ءَايَٰتِنَآۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ ١

Artinya: “Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya. agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.” (Q.S. al-Isra [17]:1)

  1. Kota Terbaik Di Bumi

Hal ini sebagaimana dinyatakan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh at Tirmidzi tentang kekhususan kota Makkah.

“Demi Allah, sesungguhnya engkau adalah sebaik-baik bumi allah SWT, dan bumi yang paling Allah SWT sayangi. Kalaulah bukan karena dipaksa keluar, maka aku tidak akan meninggalkan engkau.”

  1. Kota Yang Didoakan Nabi Ibrahim As.

Dikisahkan dalam surat Ibrahim.

وَإِذۡ قَالَ إِبۡرَٰهِيمُ رَبِّ ٱجۡعَلۡ هَٰذَا ٱلۡبَلَدَ ءَامِنٗا وَٱجۡنُبۡنِي وَبَنِيَّ أَن نَّعۡبُدَ ٱلۡأَصۡنَامَ ٣٥ رَبِّ إِنَّهُنَّ أَضۡلَلۡنَ كَثِيرٗا مِّنَ ٱلنَّاسِۖ فَمَن تَبِعَنِي فَإِنَّهُۥ مِنِّيۖ وَمَنۡ عَصَانِي فَإِنَّكَ غَفُورٞ رَّحِيمٞ ٣٦ رَّبَّنَآ إِنِّيٓ أَسۡكَنتُ مِن ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيۡرِ ذِي زَرۡعٍ عِندَ بَيۡتِكَ ٱلۡمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ فَٱجۡعَلۡ أَفۡ‍ِٔدَةٗ مِّنَ ٱلنَّاسِ تَهۡوِيٓ إِلَيۡهِمۡ وَٱرۡزُقۡهُم مِّنَ ٱلثَّمَرَٰتِ لَعَلَّهُمۡ يَشۡكُرُونَ ٣٧

Artinya: “dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, Jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala. Ya Tuhanku, Sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, Maka Barangsiapa yang mengikutiku, Maka Sesungguhnya orang itu Termasuk golonganku, dan Barangsiapa yang mendurhakai Aku, Maka Sesungguhnya Engkau, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, Ya Tuhan Kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, Maka Jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, Mudah-mudahan mereka bersyukur.”

  1. Kota Yang Damai, Dilarang Perang

Hal ini sebagaimana disabdakan Rasulullah Saw.

“Tidaklah halal bagi kalian untuk mengangkat senjata di Makkah”

  1. Kota Yang Dilindungi Allah SWT Dari Kerusakan Dan Kepunahan

Demikian pula sabda Rasulullah mengenai kota ini. Bahwa beliau mengharamkan berburu dan merusak lingkungan hidup saat berihram:

“ Sesungguhnya tanah ini telah diharamkan oleh Allah SWT, maka tidak boleh ditebang tumbuhannya, tidak boleh diburu hewan buruannya, dan tidak boleh dipungut satupun barang yang hilang padanya, kecuali orang yang mencari pemiliknya.” H.R. Imam al-Bukhari.

Demikian pula Allah melindungi kota ini dari pasukan gajah.

  1. Bumi Yang Paling Allah Sayangi

Ditegaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh at Tirmidzi, bahwa:

“Demi Allah, sesungguhnya engkau adalah sebaik-baik bumi allah SWT, dan bumi yang paling Allah SWT sayangi. Kalaulah bukan karena dipaksa keluar, maka aku tidak akan meninggalkan engkau.”

Demikianlah sebagian keistimewahan dari Dua kota yang dimuliakan Allah. Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk berkunjung ke dua kota istimewah ini. Amiiin.

22 total views, 1 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini