Jangan Salah Pilih. Ini Dia Jenis Kurma Yang Jadi Primadona Pengunjung

Jangan Salah Pilih. Ini Dia Jenis Kurma Yang Jadi Primadona Pengunjung
photo by google

Madinah terkenal dengan tanahnya yang subur dan banyak terdapat perkebunan kurma. Salah satu perkebunan kurma yang paling rimbun berada di sekeliling Masjid Quba. Ada sekitar 1.600 pohon kurma yang tumbuh di perkebunan tersebut.

Benteng tembok membentang di jalan utama jalan sebelah timur Masjid Quba sebagai pembatas antara perkebunan kurma dengan masjid. Untuk masuk ke area perkebunan, kita harus menyusuri jalan kecil beraaspal di antara rumah-rumah penduduk dan berjalan kurang lebih 5 menit dari Masjid Quba.

Kebun Kurma

Di Madinah, terdapat banyak area subur dan oase-oase (mata air) yang dapat ditanami buah dan sayur-sayuran. Kesuburan tanah itu tidak akan musnah, tetapi justru akan bertambah dan berkembang mengimbangi pertumbuhan dan kebutuhan penduduk dan jamaah haji yang akan datang ke Madinah.

Tanah Madinah itu sebenarnya memiliki mukjizat atau setidaknya ‘berkah’ khusus karena Rasulullah pernah memohon kepada Allah sebagai berikut:

“Ya Allah berilah Madinah ini dua kali berkah yang Kau berikan kepada Makkah”

Luas area Kebun Kurma sekitar 25 hektare. Kebun kurma tersebut menurut pemiliknya, Abdul Rahman Al Harby sudah dikelola secara turun-temurun. Bahkan kebun tersebut diyakini sudah ada sebelum nabi hijrah ke Madinah dari Mekkah.

Selain itu, kurma di sekitar Masjid Quba sangat rimbun, semua dahan dan daun saling bertemu dan membuat kanopi sehingga suasana di bawah pohon menjadi teduh.

Pasar Kurma

Di kompleks perkebunan ini juga banyak dijual jenis-jenis kurma. Di area kebun kurma ini banyak tenaga kerja Indonesia. Para pekerja kebun dan juga pedagang yang berjualan kebanyakn dari Indonesia, seperti Madura, Lombok, Jawa dan Banjarmasin. Pengunjung juga bisa memilih dan mencicipi kurma yang ada.

Tak jauh dari situ, terdapat juga berbagai kios pedagang kurma dan beragam oleh-oleh lainnya. Madinah Al-Munawarah dikenal sebagai produsen kurma nomor satu di Arab Saudi. Untuk memperoleh kurma, tempat yang paling banyak dikunjungi jamaah pada setiap musim haji adalah Pasar Kurma (Madinah Dates Market). Terletak di pusat kota, sekitar 600 meter arah tenggara Masjid Nabawi.

Tetapi jika membicarakan harga, di kawasan perkebunan memang relatif lebih mahal dibandingkan jika membeli di pasar. Tergantung kepandaian pembeli untuk menawar. Bisa jadi sama saja antara yang ada di kebun atau di pasar kurma.

Dan untuk pengunjung tidak perlu khawatir jika tidak memiki uang riyal. Karena toko-toko disana menerima pembayaran dengan menggunakan rupiah dollar, dan ringgit Malaysia. Dari tempat tersebut pun kita bisa langsung mengirimkan belanjaan kita ke Tanah Air.

Jenis Kurma

Ada tiga jenis kurma yang ditanam di Kebun Kurma tersebut. Yaitu, Ajwa, Sekki dan Sokari. Untuk membedakan ketiga pohon kurma tersebut yaitu dari bentuk daunnya. Bila dilihat lebih detail, ternyata benar daun kurma berbeda-beda. Ada yang daunnya rapat, dan ada juga yang daunnya longgar.

Kebanyakan kurma yang paling banyak dicari pengunjung adalah Kurma Nabi atau Ajwa. Pohon kurma Ajwa tersebut menjulang sekitar 3 meter-an. Satu pohon bisa menghasilkan 150 sampai 200 kilogram dalam satu tahun. Kurma Ajwa ini dijual dengan harga 40 Riyal (sekitar Rp 120.000) per kilogram. Sementara kurma lain yang lebih murah seperti Sukari, dengan harga 20 riyal setiap okotaknya.

Kurma Ajwa masih menjadi primadona. Hal tersebut berkaitan dengan keutamaan Tamar ‘Ajwah, ada di sebuah hadist yang bersumber dari Sa’ad bin Abi Waqqas, bahwasannya “Siapa makan tujuh biji tamar ‘Ajwah pada waktu pagi, niscaya racun dan sihir tidak akan mengenainya pada hari itu”

Proses Penanaman Kurma

Kurma biasanya berbuah satu kali dalam satu tahun. Membutuhkan waktu enam bulan dari mulai pohon kurma berbunga sampai bisa dipanen. Biasanya pohon kurma dipanen saat bulan Ramadhan. Akan tetapi, perubahan cuaca yang terjadi di Arab Saudi, membuat pohon kurma yang ditanam baru bisa dipanen menjelang musim haji.

Memelihara pohon kurma hanya cukup memberikan pupuk dan air agar pohonnya bisa tumbuh baik. Bila kurma sudah mulai menua, biasanya buah-buahan yang masih berada di pohon akan ditutup dengan jaring. Hal tersebut dimaksudkan agar kurma tidak banyak yang jatuh serta dimakan burung.

Meskipun hanya panen satu kali dalam setahun, keberadaan kurma bisa disimpan lama asal tidak terkena sinar matahari. Sebab, apabila kurma terkena sinar matahari terlalu lama, maka kurma akan mengeras.

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Chat di WhatsApp