Ini Dia Daya Tarik Dari Museum Panorama 1453 Yang Belum Banyak Orang Tahu

Ini Dia Daya Tarik Dari Museum Panorama 1453 Yang Belum Banyak Orang Tahu
sumber: flickr.com

Sobat Rihaal –Apa yang akan terlintas di pikiran sobat saat berkunjung ke sebuah museum? Pasti dari sebagian sobat berpendapat jika berwisata ke Museum adalah sesuatu yang membosankan. Disana kita hanya melihat benda-benda kuno jaman dahulu seperti patung, miniatur dan foto. Eits, tapi tunggu dulu. Mengunjungi museum, akan menjadi hal yang menyenangkan ketika kita mengunjungi museum yang ada di Turki ini. Museum apakah itu?

Adalah Museum Panorama 1453. Sebuah tempat yang jadi tujuan para turis untuk mengenang kembali suasana abad ke-15, di mana Konstantinopel diserbu oleh Khalifah Muhammad Al-Fatih. Museum ini dibuka pada tanggal 31 januari 2009 berkat usaha Dewan Kota Metropolitan Istanbul.

Apa yang Menarik?

Di awal perjalanan museum, kita akan disuguhi beberapa teks, gambar, dan video tentang kisah peneyerbuan Konstantinopel. Sosok Muhammad Al Fatih yang digambarkan sebagai pemuda berani dan pintar juga banyak dibahas. Namun, yang paling menarik adalah ketika naik ke bagian paling atas museum. Di sana ada ruangan khusus yang dibuat untuk menggambarkan suasana perang di abad ke-15. Terdapat lukisan langit yang terang, tembok yang hancur, pasukan yang siap membunuh musuh, hingga peralatan perang yang digunakan kala itu, mulai dari meriam hingga panah. Lukisan diorama yang realistis dan dalam bentuk 3 dimensi membuat suasana peperangan menjadi nyata.

Suara pekik peperangan dan suara ledakan meriam terdengar di mana-mana, seolah kita berada di medan peperangan. Semua ditampilkan secara apik seperti nyata dengan efek pencahayaan dan musik yang sempurna. Para pengunjung tepat berada di tengah ruangan itu, dan bisa berkeliling untuk menikmati atmosfir yang ada. Pengunjung akan dibawa seperti sedang berada di tengah peperangan.

Biaya Masuk

Biasanya, Museum Panorama 1453 ini akan ramai oleh pengunjung pada musim semi dan musim panas. Ada sedikitnya ribuan orang yang datang ke tempat tersebut. Untuk tarif masuk adalah 25 Turkish Lira (TL) atau sekitar Rp125.000. Ada kabar gembira juga bagi pengunjung. Di museum tersebut terdapat audio dalam bahasa asing selain Turki. Hanya saja pengunjung perlu membayar 5 TL atau Rp25.000. Sekedar informasi juga, semua teks yang ada di dalam museum hanya dalam bahasa Turki.

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Chat di WhatsApp