IMAM SYAFII

IMAM SYAFII

IMAM SYAFII ULAMA MESIR

Jika di Uzbekistan, tokoh kenamaan yang di miliki adalah Al Bukhari. Maka di Mesir sudah berbeda lagi. Ya, di sana terdapat Makam dan Madrasah Imam Syafii. Dua  toko besar kenamaan ini, hidup pada satu masa. Mereka hidup di abad yang sama yakni abad ke 2 Hijriyah. Imam Syafi’i lahir pada tahun 150 H, sedangkan Imam Bukhari lahir pada tahun 194 H. Keduanya merupakan Imam Besar kenamaan Negara dengan banyak karya.

Imam Bukhari dikenal sebagai Ulama Hadits, sedangkan Imam Syafi’i dikenal dengan ulama fiqih. Namun, tak hanya ilmu Hadits atau pun ilmu fiqih yang mereka kuasai, melainkan ilmu-ilmu lain yang juga mereka tekuni.

Biografi

Abu Abdullah Muhammad bin Idris asy Syafii al Muthalibi al Quraisyi,itulah nama lengkap dari Imam Syafii. Beliau adalah seorang mufti besar sunni , sekaligus pendiri mazhab Syafii. Berdasarkan pada silsilah, Imam Syafii termasuk dalam kerabat Rasulullah Saw, ia merupakan keturunan dari Bani Muthalib, saudara dari Hasyim yang merupakan buyut dari Rasulullah Saw. (Baca Juga : Rumah Rasulullah Di Makkah)

Di Makkah

Imam Syafii Lahir dari rahim seorang ibu bernama Fatimah al- Azdiyah. Saat kelahirannya, Imam Syafii telah ditinggal wafat ayahnya yang bernama Idris bin Abbas. Dua Tahun setelah kelahirannya, sang ibu membawanya ke Makkah, yang merupakan tanah air dari nenek moyangnya. Imam Syafii tumbuh besar dalam keadaan yatim dengan asuhan ibunya. namun keadaan ini tak lantas membuatnya terlena dalam kedukaan serta kesengsaraan. Justru dengan keadaannya yang demikian, Imam Syafii dikenal sebagai anak yang sangat giat dalam belajar. Imam Syafii sangat gemar dalam menghafal. Tak heran di usianya yang masih begitu belia, ia telah menghafal al-Quran.

Di usianya yang telah menginjak umur belasan tahun, ketika ia sudah merasakan manisnya ilmu setelah menjadi tokoh dalam Ilmu bahasa Arab dan syairnya. Imam Syafii memulai mempelajari ilmu fiqih  dan berguru kepada mufti Makkah, yang saat itu diduduki oleh Muslim bin Khalid Az-Zanji. Tidak hanya kepada Muslim bin Khalid, ia juga berguru kepada Dawud bin Abdurrahman Al-Atthar,Muhammad bin Ali bin Syafii (paman Imam Syafii), Sufyan bin Uyainah, Abdurrahman bin Abi Bakr al Mulaiku, Said bin Salim, Fudhail bin Al-Ayyadl dan masih banyak lagi guru – guru Imam Syafii.

Ia pun mulai menonjol dan semakin terlihat  dalam bidang fiqih. Dan dalam beberapa tahun duduk di berbagai halaqah ilmu para ulama Fiqih, Imam Syafi’i sudah mendapatkan izin memberikan fatwa dari gurunya, Muslim bin Khalid Az Zanji di usianya 15 tahun. MasyaAllah.

Di Madinah

Setelah ia banyak menghadiri halaqah ulama Fiqih di Makkah. Imam Syafi’i pergi ke Madinah untuk berguru ilmu fiqih kepada Imam Malik bin Anas. Pada majlis ini Imam Syafi’i menghafal dan memahami dengan cemerlang kitab al Muwattha’ karya Imam Malik. Dengan kecerdasan yang ia miliki, ia dapat menghafal seluruh isi kitab Muwattha’ hanya dalam 9 malam saja.Melihat ini, Imam Malik sangat mengagumi kecerdasannya.

Sama dengan saat ia berada di Makkah. Imam Syafi’i tak hanya berguru pada satu guru saja di Madinah, melainkan ia berguru kepada banyak ulama besar di sana yang sangat dikaguminya. Beberapa di antaranya adalah, Imam Malik bin Anas , Ibrahim bin Sa’ad, Ismail bin Ja’far, Atthaf bin Khalid, Abdul Aziz ad-Darawardi, dan ulama ulama lainnya.

Di Mesir

Setelah dari Madinah, Imam Syafi’i melanjutkan perjalanan dalam pencarian ilmu menuju ke Yaman, kemudian ke Baghdad, dan berakhir di Mesir.  Ia pindah ke Mesir pada tahun 200 H. Dan  pada tahun 204 H di akhir bulan Rajab, Imam Syafi’i menghembuskan nafas terkahirnya.

Banyak karya yang ia hasilkan di sepanjang hidupnya, dan dari banyaknya karya yang ia hasilkan, kitab al Umm lah salah satu dari beberpa kitabnya yang kita kenal.

Sebagai penutup, kita akan menukil perkataan beliau dalam kitab al Umm, yang berbunyi:

“Kebaikan ada pada lima hal: kekayaan jiwa, menahan dari menyakiti orang lain, mencari rizki halal, taqwa dan tsiqqah kepada Allah……”

 

 

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Chat di WhatsApp