Cara Untuk Mendisiplinkan Anak Sejak Dini

Cara Untuk Mendisiplinkan Anak Sejak Dini

Sobat Rihaal – Sebagai orangtua tentu kita pernah merasakan si buah hati tidak nurut atau susah diatur. Orangtua ingin anaknya melakukan A, tapi si anak melakukan B. Agar anak mau berdisiplin, orangtua harus punya cara dan teknik jitu.

Disiplin adalah proses mengenalkan dan mengajarkan anak tentang perilaku apa saja yang diharapkan dapat diterima oleh lingkungan. Disiplin berkaitan dengan upaya orangtua mengenalkan anak pada aturan –aturan yang berlaku dalam lingkungan. Untuk itu, pengajaran disiplin harus dimulai sejak dini, sesuai dengan tingkat usia anak.

Menurut Psikolog Ayu Windiyaningrum, M.Psi menyarankan ketika mengajarkan disiplin, gunakan kalimat-kalimat sederhana dan penjelasan yang konkret sesuai tahapan perkembangan anak. Misalnya pada anak usia prasekolah dan kanak-kanak, jelaskan mengapa dia harus membuang sampah ke tempat sampah. Sedangkan pada anak usia pra-remaja , ajaklah mereka diskusi.

Cara Menanamkan Displin Pada Anak

Ada beberapa tipe dan cara yang baik untuk mendisiplinkan anak usia dini. Berikut diantaranya:

Pertama, memberi perhatian positif kepada anak dengan pujian, termasuk hal yang sekecil mungkin. misalnya, orangtua melakukan kontak mata dengan anak, menunjukkan ekspresi yang menyenangkan dan intonasi suara yang ramah. Pujilah tindakannya bukan anaknya.

Kedua, teknik kerjasama. Teknik ini dapat diterapkan pada anak usia 3-4 tahun ke atasketika anak sudah mulai belajar berfikir logis. Targetnya, melakukan kesepakatan dengan anak, keputusan dibuat oleh anak dengan sedikit negosiasi dari orangtua.

Ketiga, menghukum anak. Yaitu mencabut haknya dengan memberikan konsekuensi negatif atas perilaku negatifnya. Misalnya, orangtua bisa mengatakan, “Kalo kakak pukul mama sekali lagi, nanti sore kaka tidak boleh nonton TV ya” Ketika anak melanggar, segera lakukan konsekuensi. Jika anak menangis, gunakan teknik mengabaikan.

Nah sahabat, menurut Indri Savitri dari Lembaga Psikologi UI mengatakan, hindari pengajaran disiplin yang terlalu keras, kaku dan otoriter. Sebab sikap itu hanya akan membuat anak berkembang menjadi seorang yang penakut, ragu-ragu dan tidak sopan.

3 total views, 1 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini