Bukan Untuk Dipuja, Bukan Pula Untuk Diminta

Umroh jogja
Umroh jogja

 كُلُّ نَفۡسٖ ذَآئِقَةُ ٱلۡمَوۡتِۖ ثُمَّ إِلَيۡنَا تُرۡجَعُونَ ٥٧

Artinya: “ tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan. (QS. Al-Ankabut:57)

Kematian merupakan sebuah kepastian bagi setiap makhluk. Yang tidak pasti hanyalah kapan dan bagaimana kita akan kembali. Oleh karenanya, melaksanakan seluruh kewajiban yang diperintahkan, menjauhi segala larangan, serta memperbanyak kebaikan, merupakan cara terbaik untuk kita menyambutnya. Perbanyaklah kebaikan, seolah itulah kesempatan terakhir kita. Dan selalu ingatlah akan kematian, agar kita dapat terhindar dari segala jenis kemaksiatan.

Salah satu cara untuk mengingatkan kita akan kematian adalah dengan ziarah kubur, sebagaimana Rasulullah Saw. bersabda:

كنت نهيتكم عن زيارة القبور ألا فزورها فإنها تذكر بالأخرة

Artinya: “ Aku pernah melarang kamu berziarah kubur, tapi kamu dibolehkan menziarahi karena ia mengingatkan kepada hari akhir. “ (H.R. Ahmad)

Rasulullah Saw, sering kali mendatangi dan menziarahi pemakaman Baqi’. Beliau selalu mengucapkan salam, dan berdoa memohon ampunan dan curahan rahmat dari Allah kepada mereka yang telah dikebumikan.  Hal ini seperti yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah Saw keluar di malam hari untuk mengunjungi pemakaman Baqi’ dan memohon ampunan untuk mereka yang  telah dimakamkan, dan setiap kali beliau melewati dan mengunjungi pemakaman Baqi’ beliau mengucapkan

السلام عليكم يا أهل القبور و يغفرالله لنا و لكم

Artinya:” Selamat Sejahtera keatas kamu wahai ahli kubur, semoga Allah memberikan ampunan-Nya kepada kami dan kamu sekalian.” (H.R.at-Tirmidzi)

Dan pada pemakaman ini pula, Rasulullah Saw pernah berdoa, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim, yang artinya;

“Semoga keselamatan atas kalian wahai penghuni negeri orang yang beriman, apa-apa yang telah dijanjikan kepada kalian di hari kemudian pasti segera datang dan kami insyallah adalah orang-orang yang akan menyusul kalian. Ya Allah ampunilah bagi penghuni Baqi’ al Gharqad.” (H.R. Muslim)

Al-Baqi, secara Etimologis berarti taman. Pemakaman Baqi’ juga dikenal dengan nama Jannatul Baqi’ yang berarti Taman Surga. Pemakaman ini juga dikenal sebagai Baqi’ al-Gharqad sebagaimana disebutkan pada sebuah hadits Rasulullah Saw. Baqi’ berarti taman atau tanah di mana akar pohon yang berbeda-beda ditanam, adapun al-gharqad merupakan nama dari sebuah pohon berduri (Boxthorn) yang berlimpah di pemakaman Baqi’. Namun, oleh kalangan jemaah Indonesia, pemakaman ini dikenal dengan sebutan Baqi’.

Di dalamnya, banyak dimakamkan kerabat dan para sahabat Nabi Muhammad Saw, itulah kenapa pemakaman ini dikenal juga sebagai Jannatul Baqi’. Pemakaman ini merupakan pemakaman utama yang terletak di Madinah, Saudi Arabiah, yang bersebrangan dengan Masjid Nabawi.Pemakaman ini dikelilingi dengan tembok yang tinggi, dan terdapat bangunan hotel megah dan toko-toko di sekitarnya.Pemakaman ini juga digunakan sebagai tempat pemakaman bagi penduduk Madinah dan siapa saja yang meninggal dunia di kota Madinah termasuk juga bagi para jemaah haji dan Umroh.

Tercatat dalam sejarah, setidaknya ada sekitar 10.000 kerabat dan sahabat Rasulullah Saw yang dimakamkan di pemakaman Baqi’ ini. Sebagaimana juga diriwayatkan oleh Qadhi ‘Iyad, bahwa Imam Malik berkata : “ada sekitar 10.000 sahabat meninggal dunia di kota Madinah dan dimakamkan di pemakaman Baqi’.”

Dari sahabatAnshar yang pertama kali dikebumikan di pemakaman Baqi’ adalah As’ad bin Zararah Al-Anshari, ia wafat pada bulan kesembilan setelah Rasulullah Hijrah. Sedangkan dari sahabat Muhajirin adalah Utsman bin Maz’um, yang wafat seusai perang Badar pada tahun ke -2 Hijriyah. Saat Utsman bin Maz’um wafat Rasulullah mengecup keningnya, seperti yang diriwayatkan oleh Aisyah ra.

Pada pemakaman ini tidak ada tanda atau identitas tertentu untuk mengenali seseorang. Oleh karenanya, sulit bagi kita untuk mengenali dan mengetahui makam-makam tertentu. Namun berdasarkan sejarah, kita dapat mengetahui dan memastikan beberapa nama dari kalangan kerabat dan sahabat Rasulullah Saw yang dimakamkan di pemakaman Baqi’.  Di antaranya adalah:

Pertama, Makam Ahlul bait (keluarga Rasulullah Saw), yang terletak di sebelah kanan pintu masuk utama, dan mereka adalah:

  1. Fatimah bintiRasulullah
  2. Hasan bin Ali bin AbiThalib
  3. ZainalAbidin bin Husain bin Ali bin AbiThalib
  4. Abbas bin Abdul Muthalib
  5. Muhammad Al-Baqir bin ZainalAbidin
  6. Ja’far as-Shadiq bin Muhammad al-Baqir.

Kedua, Makam Putri-putri Rasulullah Saw yang letaknya berada disebelah kanan dari makam Istri Rasulullah, dan mereka adalah:

  1. Ruqayyah
  2. Ummu Kultsum
  3. Zainab

Ketiga, Makam para istri-istri Rasulullah Saw, mereka adalah:

  1. Aisyah binti Abu Bakar
  2. Saudah binti Zama’ah
  3. Hafsah binti Umar bin Khattab
  4. Zainab binti Khuzaimah
  5. Ummu Salamah binti Abu Umayyah
  6. Juwairiyyah binti al-Harits
  7. Ummu Habibah, Ramlah binti Abu Sufyan
  8. Safiyah binti Huyai bin Akhtab
  9. Zainab binti Jahsy

Keempat, Adapun beberapa makam yang terletak di sebelah kiri pintu utama Baqi’, mereka adalah :

  1. Aqil bin Abi Thalib
  2. Abu Sufyan bin al-Harits
  3. Abdullah bin Ja’far

Kelima, dua makam yang terletak di bagian belakang dari makam Aqil adalah:

  1. Imam Malik bin Anas
  2. Nafi’ Maula (Khadam) Ibnu Umar dan guru Imam Malik.

Keenam, makam-makam yang terletak di bagian belakang makam Imam Malik adalah makam Utsman bin Ma’zum, Ibrahim bin Rasulullah (putra dari Mariah al-Qibtiyyah), Abdul Rahman bin Auf, As’ad bin Abi Zararah, Sa’ad bin Abi Waqqas, Khunais bin Huzafah As-Sahmi, Fatimah binti Asad (ibunda Ali bin Abi Thalib).

Ketujuh, makam dari Syuhada al Harrah (orang-orang yang telah gugur syahid ketika mempertahankan kampung halaman dan harta benda mereka pada masa pemerintahan Yazid bin Mu’awiyah). Letaknya berada dilorong kiri dan belakang dari makam Sayyidina Ibrahim.

Kedelapan, Makam Sayyidina Utsman bin Affan, yang terletak di tengah-tengah pemakaman Baqi’, di belakang makam Syuhada al Harrah.

Kesembilan, Ada dua makam yang terletak di sebelah kiri makam Sayyidina Utsman, yaitu:

  1. Abu Said Al-Khudri
  2. Sa’ad bin Muaz al-Ansari

Kesepuluh, di bagian ujung sebelah kiri dari pintu utama pemakaman Baqi’ terdapat makam ibunda dari saudara Rasulullah Saw, yaitu:

  1. Safiyah binti Abdul Muthalib
  2. Atikah, Saudara perempuan dari Safiyah.

Demikianlah, sebagian makam dari kerabat dan para sahabat yang diketahui letak dan identitasnya.

Berziarah bukan untuk memuja, bukan pula untuk meminta, melainkan untuk mengingatkan kita atas kematian yang akan tiba.

Sumber: Encyclopedia of Islamic Civilization: Madinah, Wikipedia

Rihaal Umroh

www.sekolahumroh.com

 

13 total views, 12 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini