Apa Perbedaan Antara Visa Dengan Haji Kuota dan Non Kuota?

Apa Perbedaan Antara Visa Dengan Haji Kuota dan Non Kuota?
sumber : tempo.co

Sahabat, dengan semakin banyaknya animo masyarakat yang ingin segera menunaikan Ibadah Haji, banyak dari travel umroh yang kemudian menafaatkan kesempatan ini. Ada yang menawarkan visa haji kuota dan visa haji non kuota. Namun, ada kalanya kita sebagai calon jamaah tidak serta merta hanya mendaftar dan tanpa mengetahui apa masing-masing kegunaan dari visa tersebut. Kita perlu mengetahui setiap detail informasi dan ketentuannya. Berikut dijelaskan tentang visa haji kuota dan non kuota :

Haji Non Kuota

Haji Khusus Visa Furoda

Pengertian

Haji Furoda adalah satu-satunya program haji non kuota yang resmi dan terdaftar dalam kuota calon jamaah haji oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi dan menggunakan visa khusus yaitu visa furoda.

Ada dua jenis visa Haji Furoda :

Visa haji furoda yang diberikan kepada para calon jamaah secara umum seluruh negara. Disini, kita harus membayar paket programnya seperti halnya jika kita mengikuti program Haji Reguler dan Haji Plus dengan kuota pemerintah.

Sedangkan visa undangan yang benar-benar khusus untuk tamu istimewa kerajaan, visa nya gratis. Segalanya ditanggung oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi. Namun, hanya orang-orang tertentu yang diberikan keistimewaan oleh pemerintah kerajaan yang mendapatkan visa undangan kerajaan ini.

Harga (Biaya) Visa Haji Furoda

Harga atau biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan Haji Furoda hampir sama dengan biaya program haji plus yaitu 3 kali lipat harga yang dibayarkan untuk program haji regular. Fasilitas yang didapatkan pun setara dengan haji plus.

Haji Khusus Visa Ziarah

Pengertian

Haji Visa Ziarah memanfaatkan visa ziarah sebagai izin masuk ke tanah suci dan merekapun tidak masuk dalam hitungan kuota haji (non kuota). Namun, orang yang menggunakan visa ziarah ini tidak terdaftar sebagai jamaah Haji Resmi yang tercatat dalam Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Dan bahkan, visa yang digunakan pun bukan untuk menunaikan ibadah haji.

Resiko Haji Visa Ziarah

            Oleh karena statusnya yang tidak resmi, diluar kuota jamaah haji yang ditetapkan, maka akan banyak resiko yang akan dihadapi. Apa sajakah resikonya?

  • Saat masih berada di negara asal, resiko pembatalan keberangkatan bisa terjadi
  • Saat berada di Tanah Suci, jamaah akan menghadapi resiko dideportasi, dikembalikan ke negara asal yang berarti proses pelaksanaan ibadah haji batal ditunaikan.
  • Andai lolos dari proses izin masuk diatas, jamaah pun harus menghadapi bayang-bayang dikejar-kejar dan ditangkap petugas keamanaan di Tanah Suci.
  • Anda akan menderita kerugian material yang banyak karena pembatalan keberangkatan, juga akan menanggung malu dalam kehidupan sosial atas masalah ini.

Haji Khusus Visa Amil/Ummal

Pengertian

Visa Ummal ditujukan bukan untuk melaksanakan ibadah haji, akan tetapi untuk para pekerja yang aka membantu kesuksesan pelaksanaan ibadah haji seperti ; perusahaan cathering, pengusaha perhotelan, dll.

Namun, seringkali izin masuk bagi para pekerja musiman ini sering disalahgunakan. Sembari melakukan tugas sebagai seorang pekerja, mereka juga diam-diam melaksanakan ibadah haji. Bahkan ada saja biro travel nakal yang sengaja memanfaatkan visa ummal ini untuk membuka program haji non kuota tanpa antri.

Resiko Haji Visa Amil/Ummal

Tidak berbeda jauh dengan resiko yang akan didapatkan jika menggunakan Visa Ziarah, mereka yang lolos dengan menggunakan visa ummal pun juga akan mendapatkan resiko yang sama. Dan jangan mengira, petugas di Tanah Suci tidak akan menemukan kita meskipun kita menggunakan visa ummal dan berpura-pura menjadi seorang pekerja musiman.

HAJI KUOTA

Haji Plus

Pengertian

Haji Plus ialah program haji yang dihadirkan pemerintah untuk memberikan solusi bagi calon jamaah haji. Pasalnya, dengan Haji Plus calon jamaah tidak perlu mengantri dalam waktu yang lama untuk menunaikan haji. Paling lama hanya berkisar 7-8 tahun.

Proses Pendaftaran Ibadah Haji

Proses pendaftaran Haji Plus dengan Haji Reguler sama-sama dalam regulasi pemerintah. Namun untuk pelaksanaan dari keberangkatan hingga kepulangan yang meliputi pengelolaan, pembiayaan dan pelayanan, semuanya dilaksanakan oleh biro travel resmi yang mendapat sertifikat dari pemerintah.

Alur pendaftaran bisa dilihat disini : Alur Pendaftaran Haji Reguler

 Biaya Pendaftaran Visa Haji Plus

Biaya pendaftaran Haji Plus tentu lebih mahal daripada Haji Reguler, dan berbeda-beda masing-masing biro travel. Tergantung pada fasilitas yang ditawarkan. Jika Haji Reguler berkisar 30 jutaan, maka Haji Plus bisa mencapai 100 juta.

Haji Reguler

Pengertian

Haji Reguler hanyalah istilah yang diberikan kepada para jamaah yang berhaji menggunakan kuota pemerintah dan sistem pelaksanaanya dibawah otoritas dan instruksi pemerintah, serta mendapatkan fasilitas yang sama (biasa). Kemudian, untuk waktu tunggu berangkat sekitar 17-26 tahun.

Proses Pendaftaran Ibadah Haji

Alur pendaftaran bisa dilihat disini : Alur Pendaftaran Haji Reguler

Ongkos Naik Haji (ONH) Reguler

Biaya pendaftaran (setoran awal) secara global telah ditetapkan pemerintah sebesar 25 juta rupiah. Nominal ini terus dipertahankan sejak 2009 dari nilai semula yakni 20 juta rupiah. Sedangkan ongkos naik haji (direct cost) secara keseluruhan pada tahun keberangkatan 1438H/2017M ialah sebesar 34 juta.

Dari penjelasan diatas, diharapkan sahabat bisa bijak dalam memilih visa mana yang akan digunakan. Bisa mendaftar program haji yang resmi (Haji Reguler & Haji Plus). Atau jika tidak ingin terlalu lama mengantri, sobat bisa bergabung sebagai jamaah Haji Furoda yang memanfaatkan kuota Kerajaan Arab Saudi.

 

 

sumber : http://www.casaruralmarcos.com

 

313 total views, 4 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini