Apa Itu Jet Lag Dan Bagaimana Mengatasinya?

Apa Itu Jet Lag Dan Bagaimana Mengatasinya?
photo by google

Sobat Rihaal – Pasti diantara sobat semua ada yang pernah mengalami yang namanya ‘jet lag’ atau mabuk pasca terbang . Kebayang kan bagaimana tidak enaknya ketika kita sedang berlibur dengan keluarga maupun teman, tetapi terkendala oleh jet lag. Tidak hanya itu, untuk jamaah yang akan pergi umroh, kondisi jet lag ini juga dikhawatirkan bisa menganggu aktivitas umroh kita nanti. Lalu apa sih sebentulnya jet lag itu??

Pengertian

Mabuk pasca terbang (Inggris: Jet Lag) secara medis disebut dengan desinkronosis. Yaitu sebuah kondisi fisiologis yang terjadi akibat gangguan terhadap ritme sirkadian tubuh, hal ini dikelompokkan sebagai salah satu gangguan tidur ritme sirkadian.

Atau lebih jelasnya, Jet Lag adalah rasa lelah dan kebingungan yang dirasakan setelah terbang (naik pesawat) dengan durasi yang panjang. Jet Lag sebenarnya adalah respon saat tubuh kita belum mampu beradaptasi atau menyesuaikan diri dengan zona waktu yang baru. Gejala yang umumnya terjadi akibat jet lag adalah gangguan pada pola tidur, rasa selalu mengantuk, dan kelelahan.

Penyebab Jet Lag

Penyebab utama yang mempengaruhi jet lag adalah perbedaan zona waktu dan jam biologis. Zona waktu di dunia terbagi menjadi 24 zona waktu yang berbeda dari satu tempat zona satu ke zona lainnya. Di Indonesia itu sendiri, zona waktu terbagi menjadi 3; yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Timur (WIT), dan Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Oleh karena itu, zona waktu ini membuat tubuh kita melakukan beberapa penyesuaian seperti, perbedaan kemunculan cahaya, perbedaan datangnya gelap atau malam, perbedaan waktu makan, dan perbedaan suhu udara. Untuk seseorang yang tidak terbiasa, maka kebiasaan fisik akan terganggu (jet lag).

Kemudian untuk faktor kebiasaan tubuh (jam biologis). Apa itu jam biologis? Jam biologis adalah ritme atau rekaman tubuh kita tentang waktu kita beraktifitas sehari-hari, misal waktu untuk makan, tidur, dan lain-lain. Masing-masing kita memiliki aktifitas rutin berdasarkan waktu selama 24 jam. Dan ketika kita sedang dalam perjalanan jauh dengan durasi yang relatif singkat, maka tubuh akan kebingungan dan otomatis karena jam biologis kita terganggu.

Mengatasi Jet Lag

Sobat Rihaal, kondisi jet lag memang tidak bisa dihindari, akan tetapi dapat diatasi. Lalu bagaimana mengatasi jet lag? Simak tips berikut ini:

Pertama, beradaptasilah sebelum terbang. Untuk jamaah yang akan pergi umroh, maka kita akan bepergian menuju Madinah dengan perbedaan waktu 4 jam (lebih cepat Indonesia). Oleh karena itu penting bagi kita untuk menyesuaikan diri dengan perbedaan zona waktu tersebut. Penyesuaian yang dilakukan berupa penyesuaian dalam pola tidur dan pola makan. Selain itu, restorasi atau pemulihan sesuai dengan waktu Indonesia perlu dilakukan pula setelah kepulangan dari luar negeri.

Kedua, memperbanyak asupan cairan dalam tubuh. Seperti yang kita ketahui jika air putih memang memiliki banyak khasiat bagi tubuh. Dikutip dari Al Qur’an Al-Furqan: 48-50 “…dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih, agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak.“

Semakin lama waktu terbang, semakin buruk proses hidrasi tubuh kita. Tubuh lesu, kepala pusing dan bahkan membuatmu serba merasa lelah. Oleh Karena itu, di dalam kabin pesawat pilihlah air putih dibandingkan kopi yang justru mengganggu jadwal tidur.

Ketiga, istirahat selama perjalanan. Usahakan tidur secukupnya sebelum melakukan perjalanan dan lakukan tidur beberapa waktu selama dalam perjalanan (jika waktu perjalanan lama). Kenapa? Karena kelelahan dapat memperburuk gejala jet lag.

Keempat, jangan lupa untuk makan. Bisa jadi kita merasa kelaparan ditengah waktu istirahat, karena kebetulan waktu untuk beristirahat di tempat baru bertepatan dengan waktu biasanya sobat makan. Maka dari itu, untuk mengatasinya jangan terlalu makan makanan berat, namun ganti dengan yang lebih ringan, misal roti gandum atau sandwich.

27 total views, 1 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini