Alhamdulillah, Izin PPIU Dari Kementrian Agama Telah Keluar

Alhamdulillah, Izin PPIU Dari Kementrian Agama Telah Keluar

Sobat Rihaal – Alhamdulillahirabbil’alamin. Setelah penantian yang cukup panjang selama kurang lebih hampir 3 tahun, akhirnya Biro Umroh Rihaal berhasil mendapatkan izin  PPIU atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah di Indonesia.

Penantian Panjang

Kabar gembira tersebut datang pada hari Rabu kemarin. Tepatnya pada tanggal 02 Mei 2018. Kabar gembira tersebut pun langsung disambut dengan ungkapan rasa syukur oleh seluruh Tim Rihaal. Setelah mendapat kabar tersebut, segera paginya kamis 03 Mei perwakilan dari Rihaal Pak Dir Rihaal yaitu Pak Agus dan juga Mas Irsyad berangkat menuju  Kantor Direktorat Penyelenggara Haji dan Umrah di Jakarta.

Melansir dari m.republika.co, Ditjen Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kementrian Agama telah menerbitjan 31 surat izin atau Surat Keputusan (SK) Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) baru. SK tersebut sudah diserahkan kepada masing-masing perwakilan 31 PPIU oleh Dirjen PHU Nizar Ali di Kantor Kementrian Agama, Jakarta. Dari 31 izin tersebut, salah satunya adalah izin PPIU untuk PT Freshnel Kreasindo Perkasa.

Pengertian PPIU

Berdasarkan Nota Kesepahaman antara Kementrian Agama RI, dengan Kepolisian RI, No: D/152 Tahun 2013 dan Nomor: B/11/III/2013 dijelaskan “PPIU adalah Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah dapat dilaksanakan oleh pemerintah/atau biro perjalanan wisata yang ditetapkan oleh Menteri Agama, PPIU yang dilakukan oleh Biro Perjalanan wisata wajib mendapat izin operasional sebagai PPIU.”

Baca juga: POTRET KECERIAAN TALKSHOW INSPIRATIF RIHAAL

Persyaratan PPIU

Perlu sobat ketahui, jika persayaratan untuk mendapatkan izin sebagai  PPIU tidaklah mudah. Ada banyak persayaratan yang perlu dilengkapi, seperti:

  1. Akta Perusahaan, Pemilik WNI, beragama Islam,
  2. Memiliki sususnan kepengurusan perusahaan,
  3. Memiliki izin usaha biro perjalanan wisata, sudah berjalan 2 tahun,
  4. Memiliki Akta Notaris PT. yang memiliki bidang keagamaan / perjalanan ibadah dan disahkan oleh Menkumham.
  5. Memiliki surat keterangan domisili perusahaan.
  6. Memiliki surat keterangan dari Ditjen Pajak, dan memiliki NPWP.
  7. Memiliki laporan Keuangan 1 tahun terakhir dan telah diaudit, dengan opini minimal WDP
  8. Memiliki surat Rekomendasi dari Pemerintah setempat yang membidangi pariwisata.
  9. Memiliki rekomendasi dari Kanwil Kementrian Agama, dan
  10. Menyerahkan gransi Bank Syariah, dan surat kuasa pencairan PPIU.

Oleh karena itu, setelah perjuangan untuk melengkapi berbagai persyaratan seperti diatas, dan atas doa dari sobat Rihaal semua, Alhamdulillah akhirnya Rihaal berhasil mendapatkan ijin resmi dari PPIU dengan nama PT Freshnel Kreasindo Perkasa.

Semoga dengan datangnya izin resmi ini, Rihaal bisa menjadi biro yang benar-benar memegang amanah dan semakin terpercaya

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Chat di WhatsApp