Akan Aku Timpakan Kepada Mereka Dua Gunung Akhsyab

Akan Aku Timpakan Kepada Mereka Dua Gunung Akhsyab

يا محمد فقال ذلك فيما شئت إن شئت أن أطبق عليهم الأخشبين فقال النبي صلي الله عليه و سلم بل أرجو أن يخرج الله من أصلابهم من يعبد الله وحده لا يشرك به شيئا

Artinya: “ Wahai Muhammad, apa yang kamu inginkan katakanlah. Jika kamu kehendaki, aku akan timpakan kepada mereka dua Gunung Akhsyab”. Maka Rasulullah Saw bersabda, “Jangan, karena aku berharap Allah akan memunculkan dari anak keturunan mereka orang yang menyembah Allah semata dan tidak menyengutukan Nya, dengan sesuatu apapun. “ (HR. Bukhari)

Ia tak semasyhur Jabal Nur, Jabal Tsur, Jabal Rahmah, Jabal Uhud, dan Jabal lainnya di sekitaran Haramain. Namanyapun mungkin tak bergema di telinga kita. Ia laksana waktu luang yang sering terlupakan.

ialah Gunung Abi Qubais dan Gunung Qaiqa’an.

Gunung Abi Qubais adalah sebuah bukit yang letaknya sangat berdekatan dengan Masjidil Haram, letaknya searah letak Hajar Aswad, dan berdekatan dengan bukit Shafa. Pada awalnya, ketinggian dari gunung atau bukit ini kira-kira mencapai 420 M. namun, dengan adanya berbagai penataan tata letak, serta perluasan dari Masjidil Haram keberadaan bukit ini sudah banyak dipugar. Bahkan Masjid yang dinamakan dengan Masjid Bilal yang berada di puncak bukit kini sudah tiada.

Bukit ini juga dikenal dengan nama Jabal al-Amin yang memiliki arti sebagai bukit kepercayaan / bukit penyimpan amanah, karena Allah telah mengamankan Hajar Aswad di bukit ini pada waktu datangnya air bah di zaman nabi Nuh as.

Ada beberapa hal yang menjadikan gunung ini istimewah dan bernilai sejarah. Karena di Gunung Abi Qubais ini, banyak terjadi kejadian yang berkaitan dengan Rasulullah Saw dan keNabiannya. Di antaranya adalah;

  1. Tatkala Rasulullah Saw. Berdakwah, beliau naik Gunung Abi Qubais ini dan membacakan firman Allah SWT:

وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَى كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ

Artinya: “Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh.” (QS. Al-Hajj: 27)

Unta yang kurus menggambarkan jauh dan sukarnya yang ditempuh oleh jemaah haji.

  1. Menjadi lokasi dalam pembuktian salah satu Mukjizat Rasulullah Saw, yaitu terbelahnya bulan, sebagaimana disebutkan dalam firman Allah SWT:

اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ

Artinya: “Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan. (QS. Al-Qamar:1)

Yang dimaksud dengan saat di sini ialah terjadinya hari kiamat atau saat kehancuran kaum musyrikin, dan “terbelahnya bulan” ialah suatu mukjizat Nabi Muhammad SAW.

  1. Gunung ini merupakan salah satu dari dua gunung yang ditawarkan Allah SWT kepada Rasulullah Saw untuk ditimpakan kepada Kaum Musyrikin Makkah.
  2. Sebagaimana dinyatakan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi dalam Asu’abul Iman, Qunung Abi Qubais ini juga merupakan gunung pertama yang diciptakan Allah setelah diciptakannya Baitullah Ka’bah. Berikut haditsnya:

Artinya: “Sesungguhnya gunung yang pertama diciptakan Allah SWT adalah Gunung Abi Qubais” (HR. Baihaqi)

Namun, hadits ini mendapat kritikan dhaif dari Syeikh Albani dalam Shahih wa Dhaif al Jami’.

  1. MenjaditempatpertamaturunnyaHajarAswad dan tempat dimana Hajar Aswad diamankan saat terjadinya air bah di Zaman Nabi Nuh as. Tatkala nabi Ibrahim as membangun Baitullah, Hajar Aswad dikeluarkan kembali dari Jabal Abi Qubais lalu dibawa oleh Jibril as dan diserahkannya kepada kepada nabi Ibrahim as untuk disimpan di sudut Ka’bah.

Demikianlah singkat pembahasan dari Jabal Abi Qubais. Adapun pembahasan selanjutnya yaitu mengenai Jabal Qaiqa’an.

Jabal Qaiqa’an terletak di arah selatan Masjidil Haram, yang berhadapan dengan bukit Marwah. Qaiqa’an berarti lokasi. Gunung ini sudah dinamai Qaiqa’an sebelum Islam datang. Dinamai demikian karena gunung ini merupakan lokasi tempat dimana kaum Jurhum menyimpan sejata, saat berperang dengan kaum Quthara.

Sebagaimana Jabal Abi Qubais yang mempunyai nama lain yaitu Jabal al-Amin, Gunung Qaiqa’an juga memiliki nama lain, di antaranya adalah Jabal al-Abadi atau Jabal al-Sulaimaniyah atau Jabal al-Sudan atau Jabal al-Hindi. Tinggi dari gunung atau bukit ini mencapai 430 M dari permukaan laut.

Jabal Qaiqa’an ini merupakan jabal yang memiliki nilai sejarah yang penting yang belum banyak diketahui seperti Jabal Abi Qubais, di antaranya adalah terbelahnya bulan menjadi dua, yang dibelah dengan menggunakan tunjukan jari Rasulullah Saw. Mukjizat ini merupakan bentuk jawaban dari Allah dan Rasulullah atas permintaan kaum Kafir Quraisy Makkah, yang meminta untuk membuktikan kenabian Rasulullah. Peristiwa ini disaksikan oleh kaum Musyrikin Makkah. Dimana bulan benar-benar terbelah menjadi dua, belahan pertama berada di atas Jabal Qubais, sedangkan belahan kedua bergerak menuju Jabal Qaiqa’an.

Sumber: Wikipedia, Encyclopedia of Islamic Civilization

240 total views, 1 views today

Komentar

Tutup Menu

Assalamualaikum, Silahkan bertanya informasi yang ada perlukan kepada kami.

Dapatkan Info Seputar Umroh Disini